- Oleh MC KAB AGAM
- Senin, 25 November 2024 | 08:10 WIB
: Pj. Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih pimpin rakor penanganan sampah Kota Jambi
Oleh MC KOTA JAMBI, Senin, 5 Februari 2024 | 21:40 WIB - Redaktur: Juli - 88
Jambi, InfoPublik - Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih kembali mengumpulkan jajarannya, hingga camat dan lurah dalam rangka percepatan penanganan persampahan di Kota Jambi.
Tampak mendampingi Pj Wali Kota, Sekda A. Ridwan, Staf Ahli Wali Kota bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Mulyadi Yatoeb serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahmi.
Rapat yang dimulai dengan mendengarkan ekspos Kepala Dinas Lingkungan Hidup, camat dan lurah terkait dengan kendala yang sering menjadi keluhan dalam penanganan sampah itu berlangsung di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi, Senin (5/2/2024).
Pj Wali Kota Jambi memberikan beberapa instruksi kepada jajarannya sebagai mitigasi percepatan penanganan sampah, di antaranya masih terdapat kendaraan pengangkut sampah yang rusak.
Faktor lainnya, masih tidak disiplinnya masyarakat dalam pembuangan sampah yang semestinya dilakukan dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB, sehingga, sampah yang sudah diangkut dari TPS, muncul lagi timbulan sampah baru yang dibuang oleh masyarakat.
"Belum lagi, adanya dugaan sebagian warga dan oknum pelaku usaha yang membuang sampah di TPS dengan volume yang besar, di mana seharusnya sampah volume besar langsung dibuang ke TPA," ujar Sri.
Dalam rapat itu, Sri juga menyoroti perlunya peningkatan penegakan hukum kepada pelaku yang membuang sampah tidak pada waktunya dan melebihi kapasitas.
"Ini untuk mencegah terjadinya timbulan sampah pada waktu siang hari dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB. Selain itu, patroli malam hari juga harus dilakukan untuk memastikan tidak ada oknum masyarakat yang membuang sampah melebihi kapasitas. Satpol PP agar memberikan sanksi hukuman kepada oknum masyarakat yang tertangkap tangan melakukan pembuangan sampah tidak pada waktunya, melebihi kapasitas serta membuang sampah tidak pada tempatnya,” tegas Sri Purwaningsih.
Sri juga memberikan target agar isu kendala pengangkutan sampah tidak terulang. "Saya tegaskan kembali untuk menjadi perhatian bapak ibu semua, agar persoalan pengangkutan sampah ini tidak terulang lagi, kita tidak mau lagi mendengar laporan masyarakat adanya sampah di pinggir jalan," pungkas Sri.