Kamis, 17 April 2025 23:16:37

Aktivitas Semeru Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada dan Ikuti Instruksi Petugas

:


Oleh MC KAB LUMAJANG, Minggu, 4 Desember 2022 | 17:14 WIB - Redaktur: Tobari - 170


Lumajang, InfoPublik - Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y.T., S.T. M.M. meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta mengikuti intruksi petugas di lapangan.

"Mulai dini hari tadi, Gunung Semeru kembali mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG). Untuk itu, masyarakat diharap tetap tenang dan waspada, serta mengikuti instruksi yang disampaikan oleh petugas di lapangan," ujarnya saat ditemui Tim Pendim 0821/Lumajang di Ruang Lobi Makodim 0821/Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022).

Gunawan juga menyampaikan, bahwa pihaknya telah memerintahkan jajaran di wilayah sekitar lokasi bencana, untuk terus bersiaga dan membantu evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

"Untuk memaksimalkan upaya meminimalisir korban, selain membantu evakuasi masyarakat, personel telah kita siagakan, terutama di beberapa titik rawan yang masuk dalam zona merah terdampak erupsi Gunung Semeru, seperti Desa Pronojiwo, Desa Supiturang, serta Dusun Kajar Kuning Desa Sumberwuluh," kata dia.

Ia menambahkan, bahwa sesuai data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas Gunung Semeru saat ini terus meningkat, untuk itu masyarakat dalam radius delapan kilometer untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Oleh karena itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi Awan Panas Guguran (APG), guguran lava dyan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

"Aktivitas Semeru terus meningkat, untuk itu masyarakat diimbiau tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan, agar dampak bencana dapat diminimalisir," pungkasnya," katanya. (MC Kab. Lumajang/Pendim 0821/An-m/ toeb)