:
Oleh MC KOTA SOLOK, Rabu, 25 September 2019 | 13:19 WIB - Redaktur: Juli - 1K
Solok, InfoPublik - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok H. Alizar secara resmi melepas Kontingen Kota Solok pada Pekan Olah raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (POSPENAS) VIII Tingkat Provinsi Sumatra Barat 2019.
POSPENAS akan berlangsung di UPT Asrama Haji Parupuk Tabing Padang pada 26 s.d. 28 September 2019. Pelepasan Kontingen berlangsung di Aula Abu Bakar Siddiq Kantor Kemenag Kota Solok, Selasa (24/9/2019).
Di ajang ini, Kota Solok akan menurunkan 21 peserta dan 7 official, yang akan mengikuti satu cabang olah raga dan lima cabang seni. Cabang olah raga tersebut adalah atletik (lari 100M, 200M, 400M dan 800M), sementara itu kelima cabang seni yang diikuti adalah pidato bahasa (Arab, Inggris dan Indonesia), seni lukis islami, kaligrafi, stand up komedi serta cipta dan baca puisi.
Dalam keterangannya, KaKan Kemenag Kota Solok Alizar mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Pondok Pesantren yang telah memberikan pembinaan dan mempersiapkan santrinya untuk mengikuti ajang ini.
Kakan Kemenag juga mengatakan mendukung penuh anak-anak santri berkompetisi di ajang Pospenas ini. Mereka adalah santri-santri yang terpilih dan dipercaya membawa nama Kota Solok untuk berkompetisi dengan menjunjung nilai sportivitas.
Kepada kontingen dan pendamping, Alizar berpesan agar selalu menjaga sikap dan identitas kesantrian di dalam berbagai cabang yang diikuti, baik dari sisi penampilan, tutur kata, maupun tindakan lainnya baik saat bertanding maupun di luar pertandingan jaga nama Kota Solok.
"POSPENAS ini adalah kegiatan olahraga dan seni yang bernuansa Islam karena diikuti oleh perwakilan santri dari sejumlah pondok pesantren se-Sumatra Barat. Ajang POSPENAS ini berbeda dengan Kompetisi lainya seperti KSM dan Pentas PAIS, karena Ponpes merupakan lembaga tertua dan dahulu lahir dari lembaga-lembaga lainnya dan santri dapat menjadi populer karena menguasai tiga tempat yakni, mimbar, pentas dan lapangan," terang dia.
Alizar berharap, kontingen POSPENAS Kota Solok tahun ini bisa menjadi yang terbaik dibanding dengan tahun yang lalu dan yang paling penting jaga kekompakan dan keharmonisan tim, dan ikuti arahan yang diberikan oleh pembimbing.
“Ajang ini bukan hanya mencari pemenang namun juga sebagai ajang untuk mengembangkan keterampilan peserta didik yang kreatif, berpikir keritis, berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerja sama dengan yang lain,” katanya.
Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Charunnas menjelaskan, 21 peserta Kota Solok berasal dari tiga Ponpes yakni Al Mumtaz, Warasatul ‘Anbiya dan Darul Tholib. Sebelumnya dilaksanakan seleksi yang diikuti oleh santri-santri dari ketiga Ponpes yang ada di Kota Solok, dari seleksi tersebut terpilih 21 santri untuk mengikuti perlombaan satu cabang olah raga dan lima cabang seni. (MC Solok Kota)