Upacara HUT Kemedekaan RI, SMKN 1 Garut Kibarkan Bendera Ukuran Besar

:


Oleh MC KAB GARUT, Senin, 19 Agustus 2019 | 16:50 WIB - Redaktur: Noor Yanto - 545


Garut, InfoPublik - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kabupaten Garut menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia (RI), Sabtu (17/08/2019). Hal yang menjadikan sedikit beda dari biasanya, bendera yang dipakai dalam upacara tersebut berukuran besar dengan panjang 40 meter dan lebar 10 meter.

Ditemui usai upacara, Kepala SMKN 1 Garut Dadang Djohar Arifin mengatakan, sekolah sengaja membuat bendera ukuran raksasa itu secara mendadak dalam kurun waktu satu hari untuk selanjutnya dibentangkan bersamaan dengan upacara memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia di sekolah.

"Kami inisiatif buat bendera yang besar dalam memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia," kata Dadang.

Ia menuturkan, bendera berukuran besar itu dikibarkan oleh beberapa siswa dengan peserta upacara dari kalangan siswa, guru dan staf SMKN 1 Garut. Upacara dengan membentangkan bendera ukuran besar itu, kata dia, merupakan pertama kali dilaksanakan SMKN 1 Garut, kegiatan tahun-tahun sebelumnya hanya upacara seperti pada umumnya.

"Baru pertama kali kami lakukan pengibaran bendera yang besar ini, gagasan ini juga untuk menyebarkan rasa patriotisme dan spirit kemerdekaan kepada siswa," katanya.

Bendera tersebut menutupi bagian gedung sekolah yang dibentangkan oleh 10 orang, mereka berperan memegang bagian bawah bendera agar tidak tersapu angin. Pemimpin upacara, Aulia Darma Putra (16) mengatakan, sempat kesulitan untuk membentangkan bendera raksasa itu, namun akhirnya dengan semangat kebersamaan akhirnya bisa terbentang secara utuh.

Ia mengaku bangga bisa membentangkan bendera merah putih ukuran raksasa di HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga menjadi motivasi untuk memiliki semangat dan cita-cita yang besar.

"Tentu merasa bangga bisa memimpin upacara dan mengibarkan bendera raksasa, dan ini bisa membawa nama baik sekolah," katanya. (Humas Diskominfo Garut)