Jakarta, InfoPublik – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan situasi pergerakan masyarakat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) secara umum berjalan lancar dan terkendali.
Berdasarkan data pemantauan Posko Pusat Angkutan Nataru 2025/2026 Kemenhub pada Senin (29/12/2025) pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran arus di sektor darat, laut, udara, maupun gangguan pada jaringan telekomunikasi.
Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Nataru 2025/2026, Asmul Khairi, menyebut bahwa volume kendaraan yang masuk menuju Jakarta pada Senin malam tercatat sebanyak 65.414 unit. Di ruas tol utama seperti Tangerang-Merak, situasi terpantau normal tanpa kendala berarti. "Meskipun secara umum lancar, kami mencatat adanya peningkatan kepadatan arus kendaraan menuju Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, serta kawasan Karawang. Kami meminta pengguna jalan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar Asmul di Posko Pusat Angkutan Nataru Kemenhub, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Data Kemenhub menunjukkan adanya lonjakan signifikan pada penggunaan moda transportasi umum. Sejak H-7 Natal (18 Desember) hingga H+3 Natal (28 Desember), total pengguna angkutan umum mencapai 12.380.752 orang. Angka ini meningkat sebesar 4,97 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Berikut adalah rincian persebaran penumpang berdasarkan moda transportasi: Kereta Api 4.260.667 orang, Angkutan Udara 2.997.902 orang, Penyeberangan (ASDP) 2.171.713 orang, Angkutan Darat (Bus) 1.884.434 orang, dan Angkutan Laut 1.066.036 orang
Mobilitas Kendaraan Pribadi
Di sektor jalan tol, mobilitas kendaraan di gerbang tol keluar Jakarta tercatat sebanyak 1,9 juta unit, sementara kendaraan masuk mencapai 1,8 juta unit selama periode H-7 hingga H+3. Di wilayah Jabodetabek, total kendaraan yang melintas di jalan tol mencapai 4,9 juta unit, sedangkan di ruas arteri Jabodetabek tercatat 5,9 juta kendaraan keluar dan 5,3 juta kendaraan masuk.
Meski situasi operasional berjalan lancar, Kemenhub mencatat adanya 74 insiden kecelakaan lalu lintas pada rentang waktu pukul 00.00 hingga 20.00 WIB pada Senin (29/12/2025). Insiden tersebut mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan 88 orang luka-luka.
Menyikapi kondisi cuaca, Kemenhub mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring adanya potensi peningkatan curah hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. "Kami meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala dari BMKG dan menyesuaikan rencana perjalanan demi keselamatan bersama," pungkas Asmul Khairi.
Posko Nataru dibuka selama 24 jam dan beroperasi selama 19 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Selain Kementerian Perhubungan, instansi lain yang mengisi posko terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Pariwisata, Korlantas Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kemudian, PT. Jasa Marga (Persero), Astra Infra Toll Nusantara, PT. Jasa Raharja (Persero), PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT. Kereta Api Indonesia (Persero),PT. KCIC, PT. PELNI (Persero), PT. Angkasa Pura Indonesia, Perum LPPNPI/AirNav, Senkom Mitra Polri, RAPI dan ORARI.