Kemnaker Imbau Perusahaan Pertahankan Hubungan Industrial Berlandaskan Pancasila

: Wamenaker RI Afriansyah Noor berfoto dengan beberapa pejabat daerah Kabupaten Berau dalam kegiatan Ngopi Pintar Ketenagakerjaan 2024 di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (28/5/2024)/ Foto : Biro Humas Kemnaker


Oleh Farizzy Adhy Rachman, Rabu, 29 Mei 2024 | 04:56 WIB - Redaktur: Untung S - 148


Jakarta, InfoPublik - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau perusahaan berkomitmen melaksanakan pedoman hubungan industrial berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai panduan sesuai pedoman yang ditetapkan lewat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) RI Nomor 76 Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia (RI) Afriansyah Noor saat menghadiri Ngopi Pintar Ketenagakerjaan 2024 di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (28/5/2024).

"Pertahankan nilai-nilai terhormat bangsa kita, nilai-nilai-nilai Pancasila dalam hubungan industrial kita. Cermati dan jauhi nilai-nilai yang tidak selaras dengan nilai-nilai bangsa kita," kata Afriansyah dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Selasa (28/5/2024).

Wamenaker mengatakan bahwa Kepmenaker Nomor 76 Tahun 2024 ini diterbitkan dalam upaya menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan demokratis yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

Afriansyah juga menjelaskan Hubungan Industrial Pancasila mengedepankan prinsip-prinsip adaptif dan kolaboratif melalui musyawarah untuk mufakat, kekeluargaan serta gotong royong. 

Prinsip-prinsip tersebut perlu digaungkan kembali oleh semua pihak mengingat hubungan industrial berlandaskan Pancasila menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi jiwa, pedoman dan sikap pandang yang luhur di segala aspek kehidupan.

"Harapan kita semua sebagai bangsa Indonesia yang kuat bersatu, kita dapat terus merawat dan mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga kita dapat memiliki ketahanan bangsa. Termasuk ketahanan dalam hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja," ujar Wamenaker.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Kabupaten Berau Sri Junarsih, Wakil Bupati Kabupaten Berau Gamalis, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau Zulkifli Azhari, Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said dan beberapa pejabat daerah Kabupaten Berau.

Setelah kegiatan Ngopi Pintar tersebut, Wamenaker melanjutkan kunjungan kerja ke Politeknik Sinar Mas Berau Coal guna menilai pentingnya kesadaran pelaku usaha untuk berkoordinasi dan berinvestasi pada dunia pendidikan guna meningkatkan link and match antara skill yang dipelajari di dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

"Sehingga pada akhirnya akan bermanfaat dalam peningkatan kualitas dan kuantitas produksi industri. Peran dunia industri juga krusial untuk menjawab sisi lain dari tantangan disrupsi ini, yakni sisi penciptaan lapangan kerja dan perlindungan tenaga kerja,"  ujar Wamenaker.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 07:25 WIB
Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Proyek Jalan Bebas Hambatan di IKN
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 16:01 WIB
Pentingnya Kolaborasi Dunia Tingkatkan Keterampilan Tenaga Kerja ASEAN
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 21:17 WIB
Kemnaker Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Belanda
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 15:27 WIB
Kemnaker Perkuat Sistem Manajemen Perselisihan Tenaga Kerja di Indonesia
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 14:12 WIB
Indonesia Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Migrasi Internasional
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 10 Juni 2024 | 16:34 WIB
Optimisme Menaker terhadap Pekerja Migran Indonesia di Belanda