Kamis, 3 April 2025 17:23:22

Perlu Kerja Sama Multipihak Perbaiki Gizi Anak untuk Ciptakan Generasi Maju

: VP General Secretary Sarihusada, Vera Galuh Sugijanto/Foto: Istimewa


Oleh Untung S, Rabu, 31 Januari 2024 | 08:21 WIB - Redaktur: Untung S - 167


Jakarta, InfoPublik - Perbaikan gizi pada anak untuk menciptakan generasi maju Indonesia di masa depan perlu terus mendapatkan dukungan berbagai pihak. Pemenuhan nutrisi perlu dilakukan mulai dari ibu dan anaknya sehingga bisa tumbuh maksimal.

VP General Secretary Sarihusada, Vera Galuh Sugijanto, menjelaskan bahwa masalah anemia dan stunting masih menjadi momok yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal itu pada akhirnya akan menghambat generasi maju Indonesia.

"Kalau kita berbicara mengenai kualitas anak-anak Indonesia ke depan, maka masalah anemia dan stunting itu akan mempengaruhi kemampuan kognitif mereka di jangka depan," kata Vera Galuh dalam keterangannya di Jakarta yang diterima InfoPublik, Rabu (31/1/2024).

Dia menyinggung data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang menyebutkan bahwa satu dari tiga anak masih anemia dan kekurangan zat besi. Sementara Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) juga menunjukkan bahwa angka stunting Indonesia masih di atas 21 persen yang nyatanya di atas batas Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Vera melanjutkan, kondisi itu membuat Sarihusada mendukung upaya pemerintah mengatasi hal itu dengan terus berinovasi dengan menyediakan asupan pemenuhan nutrisi bagi ibu dan anak.

Pihaknya tidak hanya mengedepankan produk nutrisi tetapi juga membentuk berbagai program untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

"Karena kami ingin mengedepankan bahwa produk itu harus sejalan dengan pola asuh terkait dengan pola makan, pola asuh, edukasi dan juga akses air bersih dan sanitasi," katanya.

Vera mengungkapkan, research and innovation center Sarihusada yang berstandar internasional telah menghasilkan produk pemenuhan nutrisi salah satunya SGM Explore 1 tahun plus. Di mana kandungan produk tersebut adalah kombinasi zat besi dan juga vitamin C atau Iron C.

"Dua zat itu secara kombinasi itu memberikan pembuktian bahwa penyerapan nutrisinya jauh lebih baik," jelasnya.

Dia melanjutkan, riset dan inovasi yang dilakukan itu merupakan komitmen Sarihusada mendukung perbaikan gizi buat anak-anak masa depan. Meski demikian, dukungan perbaikan gizi tetap membutuhkan kontribusi pemerintah, akademisi, universitas, komunitas dan orang tua untuk bisa mengedepankan edukasi pentingnya asupan gizi yang seimbang.

Pemerintah, tuturnya tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan multipihak termasuk swasta. "Momentum peringatan Hari Gizi Nasional pada 25 Januari 2024 lalu harus dijadikan upaya bersama meneguhkan komitmen perbaikan dan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia," tuturnya.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB BULELENG
  • Minggu, 30 Maret 2025 | 14:50 WIB
Pemkab Buleleng Tetapkan Lima Bidang Prioritas Pembangunan hingga 2026
  • Oleh MC PROV KALIMANTAN BARAT
  • Rabu, 26 Maret 2025 | 11:29 WIB
Pelantikan PKK Kota Pontianak 2025-2030, Fokus pada Kesehatan dan Pemberdayaan Keluarga
  • Oleh MC KAB NAGAN RAYA
  • Jumat, 28 Maret 2025 | 00:54 WIB
Ketua TP PKK Harus Berperan Aktif dalam Peningkatan Pelayanan Masyarakat