Delegasi AMS 2023 Terpukau Kearifan Lokal yang Terjaga di Desa Panglipuran

:


Oleh Tri Antoro, Kamis, 25 Mei 2023 | 22:25 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 169


Nusa Dua, InfoPublik - Delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 Media se-Asia Pasifik 2023 (18th Asia Media Summit/AMS 2023) terpukau dengan keindahan Desa Adat Penglipuran yang terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. 

Kunjungan ke desa tersebut, merupakan rangkaian terakhir dari AMS 2023 yang berlangsung dari 21-25 Mei 2023. Penyelenggara AMS menjadwalkan kunjungan itu pada akhir rangkaian agar delegasi bisa langsung merasakan keindahan alam lokal Bali. 

Dari pantauan InfoPublik di Desa Wisata Penglipuran, nampak raut wajah terpesona para delegasi AMS 2023 sesampainya di sana. Para delegasi langsung bergegas turun menuju ke ke beberapa rumah warga.  

Secara georafis Desa Penglipuran terletak pada ketinggian 600- 650 meter dari permukaan laut, sehingga memiliki suhu yang cukup sejuk. Luas wilayah desa wisata itu mencapai, 112 hektare dengan pemanfaatan wilayah berupa pertanian seluas 50 hektare, hutan bambu 45 Ha, hutan kayu 4 Ha, pemukiman 9 Ha, tempat suci 4 Ha serta beberapa fasilitas umum.

Dalam situasi itu pun, para delegasi semangat menjelajahi setiap sudut desa yang terkenal dengan rumah adatnya yang unik. Programme Manager Asia-Pasific Institute for Broadcasting Development (AIBD) Dinnierose Raiko secara pribadi mengakui begitu menikmati setiap sudut yang sangat unik desa dari mulai rumah yang terbuat darti bambu, pagar berukir, dan patung ukiran khas Bali. 

“Sangat indah sekali desanya dan tidak ada sampah,” katanya di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Kamis (25/5/2023). 

Keindahan dari Bali, lanjut Dinnierose, membuat betah dirinya berlama-lama tinggal. Dirinya pun mengungkapkan jika beberapa waktu ke depan saat masa liburan tiba, akan kembali ke Bali untuk mengeksplorasi keindahan alamnya. “Saya akan kembali lagi ke Bali saat liburan tiba,” tutur Dinnierose. 

Diketahui, Jumlah penduduk Desa Wisata Penglipuran per Januari 2021 adalah 1.111 orang dengan jumlah KK 277. Dengan mata pencaharian antara lain perajin, pedagang souvenir, kuliner, pertanian, pengelola home stay, kariawan, PNS, pemandu wisata dan pelaku pariwisata lainnya. 

Masyarakat Desa Wisata Penglipuran yang menganut agama Hindu, menjunjung tinggi adat istiadat, nilai gotong royong ,kekeluargaan, kearifan lokal yang berlandaskan konsep Tri Hitha Karana.

Foto: Amiriyandi InfoPublik