:
Oleh Yudi Rahmat, Rabu, 13 April 2016 | 23:16 WIB - Redaktur: R. Mustakim - 433
Jakarta, InfoPublik - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan Indonesia hingga saat ini tidak memerlukan bantuan asing dalam sistem pertahanan. Sebab Indonesia masih mampu mengelola dan menguatkan sistem pertahanan.
Menurutnya, hingga kini Indonesia masih cukup kaya dan mampu dalam mengembangkan sistem pertahanan. Disamping itu, Indonesia merupakan negara besar yang bisa mandiri.
"Gak perlu bantuan luar negeri. Saya bilang terima kasih. Tapi gak perlu. Kalau kami perlu bantuan pasti kita bilang," ujar Ryamizard, kepada wartawan usai MoU Kemhan dan PP Muhammadyah di kantor Kemhan, di Jakarta, Rabu (13/4).
Sebelumnya dilansir dari The Diplomat, Menteri Pertahanan Amerika, Ash Carter berencana merogoh kocek Pentagon untuk memberikan uang kepada beberapa negara untuk menghadapi konflik LCS.
Carter mengatakan akan mengucurkan sekitar 2 juta dolar Amerika untuk Indonesia per tahun selama lima tahun mendatang. Uang tersebut disebut Carter untuk memoderinisasi alutsista dan menguatkan pasukan pertahanan.