Parekraf Indonesia Promosi ke Timur Tengah lewat Sales Mission Kuliner di UEA dan Qatar

: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mempromosikan dan memperkenalkan parekraf Indonesia, terutama subsektor kuliner ke pasar Timur Tengah melalui program Sales Mission ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Doha, Qatar pada 8-12 Mei 2024. Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf


Oleh Untung S, Rabu, 22 Mei 2024 | 11:13 WIB - Redaktur: Untung S - 209


Jakarta, InfoPublik - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan dan memperkenalkan parekraf Indonesia, terutama subsektor kuliner ke pasar Timur Tengah melalui program Sales Mission ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Doha, Qatar.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024), mengatakan sales mission ini digelar secara serentak di Dubai dan Doha pada 8-12 Mei 2024. Misi ini juga digelar untuk memperkenalkan program Indonesia Spice Up The World (ISUTW) yang bertujuan untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke seluruh dunia.

"Lewat Sales Mission itu diharapkan pasar Timur Tengah bisa semakin mengenal kuliner Indonesia. Sehingga kuliner Indonesia bisa menjadi magnet untuk menarik kedatangan wisatawan dan investor Timur Tengah ke Indonesia," kata Sandiaga.

Indonesia Spice Up the World sendiri adalah program unggulan Kemenparekraf, yang bertujuan mempromosikan kuliner Indonesia dan meningkatkan jumlah ekspor rempah asal Indonesia ke seluruh dunia dengan target nilai ekspor sebesar 2 miliar dolar AS.

Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf, Erwita Dianti, menambahkan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pasar Timur Tengah terkait kekayaan kuliner Indonesia. "Indonesia punya kuliner yang beraneka ragam dan patut kita perkenalkan dalam kegiatan ini sehingga ketertarikan pasar Timur Tengah terhadap kuliner Tanah Air bisa meningkat," kata Erwita.

Erwita menjelaskan dalam kesempatan ini ada 10 jenama kuliner Asal Indonesia yang ikut serta memamerkan produknya, yaitu:

  1. Lemonilo
  2. Imago
  3. La Moringa
  4. Gulapa
  5. Ladang Lima
  6. Bali Chai Tea
  7. Murni
  8. Mahorahora
  9. Noozkav Kopi Indonesia
  10. Health Today Indonesia

"Lewat program ini kami berharap akan tumbuh kesempatan-kesempatan kerja sama bisnis baru. Sehingga kuliner Indonesia dapat semakin mendunia," kata Erwita.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Untung S
  • Jumat, 7 Juni 2024 | 17:44 WIB
ITIF 2024 Hasilkan Lima MoU Investasi Senilai Rp862 Miliar