Menhub: WFH bagi ASN Bantu Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran 2024

: Menhub Budi Karya Sumadi bersama sejumlah pihak ketika meninjau arus balik kendaraan di GT Kalikangkung. Foto: Kemenhub


Oleh Dian Thenniarti, Minggu, 14 April 2024 | 09:30 WIB - Redaktur: Untung S - 341


Jakarta, InfoPublik - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik keputusan untuk menerapkan pengombinasian tugas kedinasan dari kantor (work from office/WFO) dan tugas kedinasan dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa-Rabu, 16 dan 17 April 2024. Itu untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran.

"Pada saat arus mudik yang lalu, di saat puncak 6-7 April 2024, beberapa ruas jalan tol sangat padat. Bahkan volume to capacity ratio atau VC Ratio hampir mencapai 1 yang artinya kecepatan kendaraan sangat lambat bahkan hampir berhenti, meskipun sudah dilakukan rekayasa lalu lintas," kata Menhub sebagaimana dikutip InfoPublik pada Minggu (14/4/2024).

Ia berharap, keputusan itu dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya ASN untuk tidak kembali secara bersamaan pada 14 dan 15 April 2024. Para ASN dapat kembali pada 16 atau 17 April atau bahkan sebelum puncak arus balik.

"Sudah ada keputusan dari Menteri PANRB bahwa akan ada WFH dua hari (16 dan 17 April). Silahkan ASN dapat memanfaatkan dengan menunda balik karena masih ada waktu. Namun pastikan bahwa Kamis dan Jumat sudah masuk seperti biasa, sehingga tidak menggangu pekerjaan," kata Menhub.

Sebagai informasi, kebijakan dua hari WFH bagi ASN bertujuan untuk menampung antusiasme mudik yang luar biasa besar, karena ditopang aksesibilitas yang semakin baik di berbagai penjuru Tanah Air.

Sehingga Pemerintah memandang perlu untuk melakukan penyesuaian kerja ASN sebagai bagian dari manajemen arus mudik. Diharapkan dengan kebijakan ini arus balik bisa semakin lancar, tidak ada penumpukan yang menimbulkan kemacetan panjang.

Namun, bagi instansi Pemerintah yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik seperti bagian kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, logistik, pos, transportasi dan distribusi, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar, tidak dilakukan WFH alias tetap WFO 100 persen.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 23 Mei 2024 | 15:01 WIB
Injourney Airports Layani 14,4 Juta Penumpang pada April 2024
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 21:42 WIB
Hubla Serah Terimakan Aset Pelabuhan Teluk Palu Kepada KSOP