Terminal Samarinda Seberang Pendukung Pembangunan IKN dan Kaltim

: Terminal Penumpang Tipe A Samarinda Seberang di Kalimantan Timur


Oleh Dian Thenniarti, Kamis, 29 Februari 2024 | 08:15 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 255


Jakarta, InfoPublik - Sejalan dengan dibangunnya Ibu Kota Negara (IKN), maka revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Samarinda Seberang di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi pelengkap fasilitas pendukung, mengingat Samarinda merupakan salah satu penyangga ibu kota dengan tingkat populasi penduduk yang sangat tinggi dan aktivitas masyarakat yang meningkat.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Toni Tauladan menjelaskan bahwa proyek ini dibangun Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada medio 2020 lalu untuk melayani penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jalur Samarinda - Banjarmasin, dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Samarinda ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur.

Terminal Penumpang Tipe A di bawah pengelolaan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Kalimantan Timur ini dibangun untuk mendukung transportasi darat, khususnya memenuhi kebutuhan masyarakat yang desainnya lebih nyaman, aman dan memenuhi standar keselamatan.

"Terminal Samarinda Seberang dibangun di atas lahan seluas 6.682 m2 dengan luas bangunan 3.600 m2 yang merupakan aset Ditjen Hubdat Kemenhub. Di mana pada 2020 telah melayani penumpang sekitar 3.137 unit kendaraan dengan 51.338 penumpang," ungkap Toni sebagaimana dikutip InfoPublik pada Kamis (29/2/2024).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pekerjaan pembangunan (revitalisasi) Terminal Samarinda Seberang yang dilakukan pada 2022 terdiri dari area parkir bus, area loket, tempat pemeriksaan kesehatan dan tempat istirahat, drop area, jalan menuju area parkir kendaraan kecil dan yang lainnya.

Toni berharap, dengan diresmikannya Terminal Samarinda Seberang ini, terminal dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat dan menjadi fasilitas pendukung untuk transportasi darat, di mana Provinsi Kalimantan Timur sudah ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara (IKN).

"Pembangunan sarana dan prasarana transportasi seperti Terminal Samarinda Seberang sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi darat. Terminal bus itu tak hanya berfungsi sebagai tempat naik turun penumpang, melainkan juga memiliki fungsi lain atau mixed use, yang dijadikan konsep terminal modern. Sehingga, di dalamnya mengakomodir pusat kegiatan UMKM, pusat kegiatan sosial dan jadi integrasi antar moda lainnya," paparnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Kalimantan Timur, Dr Muiz Thohir menyampaikan, Terminal Tipe A Samarinda Seberang dibangun untuk melengkapi terminal serupa yang ada di Kota Balikpapan yakni Terminal Batu Ampar.

Hal tersebut lantaran sejumlah Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Samarinda Seberang sudah melayani penumpang dari Samarinda-Banjarmasin dan sebaliknya. Sehingga, terminal tersebut telah menjadi jalur konektivitas transportasi antardaerah.

"Terminal Samarinda Seberang sangat membantu penumpang dari berbagai daerah yang ingin ke Banjarmasin juga melayani dari Kota Samarinda ke beberapa wilayah Kaltim seperti ke Kutai Kartanegara. Pergerakan masyarakat dan kebutuhan bidang transporasi akan tinggi khususnya transportasi umum berupa bus. Sehingga, Terminal Samarinda Seberang diharapkan menjawab tuntutan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat," tutupnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meresmikan Terminal Penumpang Tipe A Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, pada Rabu, 28 Februari 2024 kemarin.

Dalam peresmiannya, Presiden menyampaikan bahwa revitalisasi terminal ini diharapkan dapat mendorong perpindahan dari penggunaan kendaraan pribadi menuju kendaraan umum. Sehingga dapat mengurangi tingkat kepadatan (kemacetan) lalulintas yang saat ini telah terjadi di hampir semua kota besar, tak terkecuali Samarinda.

"Di Jakarta ada KRL, LRT, MRT, Transjakarta, dan ada kereta cepat. Itupun masih macet di semua titik. Oleh sebab itu, kota-kota selain Jakarta harus mempersiapkan diri menghadapi kepadatan lalu lintas," ujar Presiden.

Ia menambahkan, citra seluruh terminal akan diubah. Jika sebelumnya terminal identik dengan kawasan yang kumuh, kotor, tidak tertata, serta banyak premannya, kini wajah terminal menjadi bersih, rapih, dan tertata.

Selain itu, revitalisasi terminal ini juga merupakan sebuah upaya mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara, di mana Samarinda merupakan salah satu penyangganya. Nantinya akan ada integrasi transportasi yang akan memudahkan mobilitas masyarakat di wilayah penyangga IKN.

"Kami merencanakan juga titik keberangkatan dari Samarinda ke IKN yang nantinya akan ditempuh dalam 1,5 jam. Ini merupakan titik jumpa dari IKN menuju Samarinda," kata Presiden.

Adapun sepanjang 2023, terminal Samarinda Seberang telah melayani 22.170 penumpang kedatangan dan
41.005 penumpang keberangkatan. Terminal ini melayani trayek bus antar kota antar provinsi (AKAP) rute Samarinda - Banjarmasin.

 

 

 


Foto : Kemenhub

 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 09:30 WIB
Bandara Juanda Surabaya Siap Layani Penerbangan Haji 2024
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 09:25 WIB
ACI Apresiasi Komitmen Bandara Soetta terhadap Aspek Keselamatan
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 09:10 WIB
Penetapan Standar Minimum Gaji Pelaut Indonesia Tengah Digodok