Tingkatkan Daya Saing 10 Destinasi Prioritas, Kemenpar Gelar Workshop

:


Oleh Untung S, Sabtu, 22 April 2017 | 23:13 WIB - Redaktur: Juli - 6K


Jakarta, InfoPublik– Demi melancarkan persiapan sepuluh Bali baru, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Workshop Indeks Daya Saing 10 Destinasi Prioritas. Workshop ini akan diadakan di tiga tempat berbeda yakni di Tanjung Lesung, Tanjung Kalayang, dan Labuan Bajo.

Workshop perdana, akan dilaksanakan di Tanjung Lesung dengan mengundang perwakilan destinasi Borobudur dan Bromo pada 20-22 April 2017. Workshop kedua tanggal 4-6 Mei 2017, dilaksanakan di Tanjung Kelayang dengan mengundang perwakilan destinasi Kepulauan Seribu dan Danau Toba, dan tanggal 22-24 Mei 2017 di Labuan Bajo dengan mengundang Morotai, Wakatobi, dan Mandalika.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti didampingi PLT Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Hariyanto mengatakan workshop ini untuk meningkatkan pemahaman pada pihak-pihak yang akan berperan dalam pengembangan 10 Bali baru. 

”Untuk acara perdana di Banten, kami gelar ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada pihak terkait, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan industri pariwisata dalam hal peningkatan Indeks Daya Saing Kepariwisataan Nasional, khususnya Provinsi Banten karena ada destinasi prioritas di Banten yakni Tanjung Lesung,” beber Esthy.

Hariyanto menambahkan, workshop tersebut juga akan mengundang pembicara-pembicara yang sangat kompeten. Diantaranya adalah, dari pihak Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Kebijakan Publik Riant Nugroho, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Enneng Nurcahyati dan PIC Tim Percepatan 10 Destinasi PIC Tanjung Lesung Ida Irawati yang bertindak sebagai tuan rumah, serta Konsultan TCI Mark Plus Jacky Mussry.

”Nanti diberikan praktik merancang strategi pemasaran 10 destinasi pariwisata prioritas dan mencari solusi atas permasalahan yang menghambat pengembangan sektor pariwisata di Tanjung Lesung, Banten. Agar percepatan berjalan dengan baik dan tepat,” kata Hariyanto membahas workshop terdekat di Tanjung lesung 20-22 April nanti.

Hariyanto mengharapkan, workshop di Tanjung Lesung ini bisa melahirkan tersusunnya Action Plan Pemprov Banten untuk meningkatkan keunggulan indeks daya saing sesuai dengan KSPN Tanjung Lesung agar mempunyai portofolio keunggulan dan memiliki karakter tersendiri. ”Hingga kita semua bisa merumuskan bagaimana mencapainya serta kriteria yang diperlukan termasuk rekomendasi regulasinya. Itu akan dibahas dalam di workshop ini,” ujarnya.

Adapun Kemenpar telah menetapkan 10 Bali Baru yakni Danau Toba (Sumut), Bangka Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu dan Kota Tua (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Bromo-Tengger-Semeru (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).