Menko PMK Tegaskan Pemudik Harus Taati Aturan Berkendara

: Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau RSUD Karawang dan lokasi kecelakaan di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 58/Foto: Kemenko PMK


Oleh Putri, Senin, 8 April 2024 | 18:59 WIB - Redaktur: Untung S - 162


Jakarta, InfoPublik - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy secara tegas kembali mengimbau para pemudik untuk menaati aturan dalam berkendara selama melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024.

Hal tersebut disampaikannya Menko Muhadjir usai meninjau RSUD Karawang dan lokasi kecelakaan di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 58 pada Senin (8/4/2024).

“Sejak awal sudah kami singgung supaya sebelum berangkat dipersiapkan betul semuanya, jangan sampai mengangkut penumpang berlebihan, itu penting,” kata Menko Muhadjir.

Selain kondisi kendaraan dan muatan penumpang, ia juga kembali menegaskan bahwa pengemudi harus dalam keadaan bugar dan dapat berkonsentrasi penuh dalam mengendalikan kendaraan.

Tidak hanya itu, Menko Muhadjir meminta pemudik untuk menyediakan pengemudi cadangan sebagai antisipasi kelelahan yang berpotensi dialami oleh pengemudi utama.

“Pihak pengemudi juga harus dijaga betul kebugarannya, jangan sampai dalam keadaan lelah, dalam keadaan tidak bisa berkonsentrasi penuh mengendalikan kendaraan,” kata Menko Muhadjir.

Sebelumya telah terjadi kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan minibus dan satu bus antar kota di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 58 ke arah timur sekitar pukul 07.04 WIB di jalur contra flow.

Berdasarkan hasil tinjauan langsungnya di RSUD Karawang dan lokasi kejadian KM 58, Menko Muhadjir menerangkan bahwa kecelakaan itu merenggut 12 nyawa yang berada di dalam mobil Daihatsu Grand Max.

Menko Muhadjir menjelaskan bahwa para korban meninggal masih dalam proses identifikasi dan meminta keluarga korban yang merasa kehilangan untuk melapor ke posko mudik setempat.

Bersamaan dengan itu, seluruh posko mudik juga akan digerakkan mencari tahu identitas kendaraan dan korban yang mengalami kecelakaan ini.

“Tidak perlu (persyaratan), pokoknya lapor saja di posko setempat. Nanti akan diperiksa oleh aparat, apa betul, benar tidaknya dia yang mengaku itu. Semakin banyak yang melapor, semakin cepat kita bisa menyelesaikannya,” kata Menko Muhadjir.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 22:13 WIB
QR Code di KKJH Berisikan Riwayat Kesehatan Jemaah Haji
  • Oleh Putri
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 06:09 WIB
Pemerintah Matangkan Persiapan Peparnas ke-XVII Sumut
  • Oleh Putri
  • Kamis, 16 Mei 2024 | 21:28 WIB
KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan
  • Oleh Putri
  • Kamis, 16 Mei 2024 | 09:18 WIB
BPS Catat Nilai Ekspor April 2020 Capai US$19,62