Calon Paskibraka 2026 Matangkan Persiapan Jelang Bertugas di HUT ke-81 RI
Foto: Amiri Yandi/InfoPublik
Foto: Amiri Yandi/InfoPublik
Depok, InfoPublik – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memastikan seluruh Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 telah memasuki tahap akhir persiapan menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, mengatakan saat ini seluruh calon Paskibraka mengikuti Pemusatan Pembinaan Paskibraka dan telah menyelesaikan sesi pembelajaran aktif. Mereka kini menjalani pelatihan intensif di lapangan bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk mematangkan kemampuan teknis menjelang hari pelaksanaan.
"Calon Paskibraka 2026 saat ini sedang berlatih di Pemusatan Pembinaan Paskibraka. Mereka sudah selesai sesi pembelajaran aktif, sekarang sudah masuk ke dalam sesi pelatihan di lapangan. Mereka sedang mencoba formasi dan juga berlatih bersama tim dari Paspampres," kata Rima di Pemusatan Pembinaan Paskibraka Tingkat Pusat 2026 di Depok, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dalam berbagai peran, mulai dari mengibarkan bendera, membentangkan Sang Merah Putih hingga membawa baki. Penilaian dilakukan secara bergantian sebagaimana mekanisme yang diterapkan setiap tahun.
"Nanti akan dipilih dan diumumkan, biasanya pada tanggal 17 Agustus pagi, siapa yang akan bertugas membawa baki, membentang, dan mengibarkan bendera pada upacara pagi maupun sore," ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 76 calon Paskibraka dari 38 provinsi mengikuti pemusatan pembinaan di tingkat nasional. Setiap provinsi mengirimkan satu pasang putra dan putri terbaik yang telah melalui proses seleksi berjenjang sejak tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Rima menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik, tetapi juga menilai karakter, kecintaan terhadap tanah air, serta pemahaman mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
"Adik-adik dipilih bukan saja berdasarkan kemampuan fisiknya, tetapi juga rasa cinta kepada tanah air melalui tes dan pemahaman kepancasilaan serta wawasan kebangsaan," katanya.
Selama mengikuti pemusatan pembinaan, para calon Paskibraka juga mendapatkan pembelajaran aktif mengenai sejarah bangsa, nilai-nilai kebangsaan, tantangan Indonesia di masa depan, serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Rima menegaskan bahwa Program Paskibraka bukan sekadar menyiapkan petugas pengibar bendera pada upacara kenegaraan, melainkan menjadi bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.
"Program Paskibraka bukan sebatas sebagai pengibar bendera pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi merupakan pengkaderan calon pemimpin bangsa," ujarnya.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka, para peserta akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila yang diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan bangsa, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur menuju Indonesia Emas 2045.
Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, para anggota Paskibraka akan mengemban tugas pengibaran Sang Merah Putih di tingkat nasional, sementara anggota Paskibraka di daerah akan melaksanakan tugas serupa pada 553 titik di seluruh Indonesia sebagai simbol semangat persatuan dan nasionalisme.
© Copyright 2026, All Rights Reserved