Padang Panjang, InfoPublik — Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memberikan apresiasi tinggi kepada Ulya Kireina Halim, siswi SMAN 2 Padang Panjang, yang sukses menunaikan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Langkah Pemko Padang Panjang dalam mendorong dan memfasilitasi pembinaan generasi muda membuah hasil manis melalui keberhasilan Ulya menembus tingkat pusat. Siswi kelahiran 17 Oktober 2009 tersebut berhasil membawa nama Kota Padang Panjang dan Provinsi Sumatra Barat di tingkat nasional usai melewati rangkaian seleksi berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga pusat.
Pada prosesi pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Ulya mendapat kepercayaan masuk dalam Pasukan 17 barisan keenam.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan rasa bangga jajaran pemerintah daerah atas dedikasi dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh siswi asal daerahnya tersebut.
“Selamat kepada Ananda Ulya Kireina Halim yang telah menjalankan tugas dengan baik. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah dan Kota Padang Panjang. Apa yang diraih merupakan hasil kerja keras, disiplin dan dukungan banyak pihak,” ujar Hendri, Selasa (18/8/2026).
Hendri menegaskan, Pemko Padang Panjang terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi para pelajar agar mampu bersaing di tingkat nasional. Ia berharap pencapaian Ulya menjadi pemantik motivasi bagi pemuda daerah lainnya.
“Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran dan modal untuk terus berprestasi. Tetap rendah hati, terus belajar dan jadilah inspirasi bagi generasi muda lainnya di Padang Panjang,” katanya.
Melalui jajaran teknis BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Pemko terus memantau agenda purnatugas para anggota Paskibraka Nasional di Jakarta hingga proses kepulangan ke daerah.
Kepala BPBD Kesbangpol Mihandrik mengonfirmasi bahwa Ulya beserta rombongan Paskibraka masih mengikuti kegiatan purnatugas dan dijadwalkan kembali ke Kota Padang Panjang pada 22 Agustus usai dilepas secara resmi oleh Menteri Sekretaris Negara.
Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemko Padang Panjang dalam mencetak SDM unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional.