Jakarta,InfoPublik-Rumah Pintar Pemilu (RPP) harus menjadi media yang efektif dalam mengenalkan demokrasi dan pemilu kepada masyarakat.

“RPP merupakan wahana pembelajaran, tidak hanya untuk masyarakat, namun juga bagi penyelenggara pemilu,” ujar anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/5), usai peresmian RPP “Tuah Silok” milik KPU Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Menurut Viryan, RPP yang telah dibangun terdapat di 34 Provinsi dan 296 kab/kota. Khusus untuk Kalimantan Barat sendiri, RPP Tuah Silok menjadi yang kedelapan yang telah terbentuk dan diresmikan.

“Target di 2018 ini 514 kab/kota sudah terbentuk RPP, hal ini sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 nanti," paparnya.

Viryan menegaskan, keberadaan RPP sangat penting untuk mencerdaskan pemilih di daerah perbatasan dengan Malaysia, seperti Kapuas Hulu.

Pemilihan nama Tuah Silok merupakan inisiatif KPU agar mudah dikenal oleh masyarakat setempat. Tuah dalam bahasa lokal berarti keberuntungan, sedangkan silok adalah nama lain dari ikan arwana yang merupakan ikan kebanggaan warga Kapuas Hulu.