Atambua, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu menyambut baik rekrutmen ratusan tenaga kerja lokal oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk menjadi pemanen sawit di Kalimantan. Program yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI–Timor Leste.
Sosialisasi program rekrutmen tersebut digelar di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, Rabu (7/10/2026). Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut karena dinilai membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
Staf Ahli Direktur SDM dan Umum PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mayjen TNI M. Sulkifli, menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Kabupaten Belu bertujuan menyosialisasikan kebutuhan tenaga kerja pemanen sawit dalam jumlah besar untuk ditempatkan di perkebunan milik perusahaan.
Untuk tahap awal, pekerja yang lolos seleksi direncanakan diberangkatkan ke Kalimantan dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
"Kami sangat bersyukur diberikan kesempatan oleh Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran untuk mensosialisasikan hal ini. Kami berharap dalam dua atau tiga minggu ke depan, pekerja tahap awal sudah bisa diberangkatkan ke Kalimantan karena kebun kita di sana cukup banyak," ujar Mayjen TNI M. Sulkifli.
Untuk memastikan ketepatan data calon tenaga kerja, PT Agrinas Palma Nusantara akan memperbarui data yang telah tersedia dan berkoordinasi dengan aparatur setempat. Perusahaan juga mengharapkan dukungan kepala desa, lurah, serta unsur TNI-Polri, termasuk Babinsa, Koramil, dan Polsek, dalam membantu proses pendataan dan seleksi calon pekerja.
Sulkifli menegaskan, rekrutmen tersebut tidak dipungut biaya dari calon tenaga kerja. Seluruh biaya pemberangkatan, perjalanan, dan fasilitas selama bekerja ditanggung perusahaan.
"Tidak ada uang sepeser pun yang kami minta dari tenaga kerja. Semua dibiayai oleh kami, mulai dari pemberangkatan, perjalanan, hingga fasilitas di kebun. Kami siapkan tempat tinggal, listrik, air, alat kerja, Alat Pelindung Diri (APD), alat masak, alat makan, hingga bahan makanan," tegas Sulkifli.
Adapun kriteria calon pekerja meliputi kondisi jasmani yang sehat, kemauan kuat untuk bekerja keras, serta komitmen bekerja bersama PT Agrinas Palma Nusantara. Calon pekerja diutamakan berusia 18 hingga 45 tahun, tanpa persyaratan ijazah tertentu.
Sulkifli juga menyinggung adanya program rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat dalam skala besar bagi kelompok usia 18–25 tahun. Menurutnya, masyarakat yang tidak terakomodasi dalam rekrutmen TNI tetap memiliki kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut.
"Jika ada yang berkesempatan bergabung dengan TNI, alhamdulillah. Namun, bagi yang tidak terakomodasi di sana, pintu kami terbuka lebar untuk menerima mereka," tambahnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belu, Kepala BP4D Kabupaten Belu, serta para lurah dan kepala desa se-Kabupaten Belu. Mereka diharapkan mendukung pendataan warga yang berminat mengikuti rekrutmen sesuai wilayah masing-masing.