Naufal dan Mevlana Raih Hasil Terbaik Ujian Sabuk Hitam FEKATI Jatim
Kabupaten Lumajang (Istimewa)
Kabupaten Lumajang (Istimewa)
Lumajang, InfoPublik – Dua karateka asal Kabupaten Lumajang, Naufal Hisyam Akhillah dan Mevlana El Syah Sinaro, meraih predikat lulusan terbaik dalam ujian sabuk hitam DAN I Federasi Karate Tradisional Indonesia (FEKATI) Jawa Timur.
Keduanya menjadi peserta dengan hasil terbaik dari 22 karateka yang dinyatakan lulus dalam ujian yang berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (4/10/2026).
Seluruh peserta yang dinyatakan lulus berhak menyandang sabuk hitam DAN I setelah menyelesaikan rangkaian ujian dan tahapan persiapan yang telah ditentukan.
Naufal merupakan siswa SMAN 1 Lumajang, sedangkan Mevlana tercatat sebagai siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Berkobbar Kenongo, Kecamatan Gucialit.
Keduanya meraih hasil terbaik setelah menunjukkan kemampuan menonjol dalam rangkaian ujian yang mencakup penguasaan teori karate, keterampilan teknik, kekuatan mental, dan kedisiplinan.
Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta juga menjalani gashuku serta rangkaian persiapan selama tiga hari sebagai bagian dari persyaratan mengikuti ujian sabuk hitam.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) FEKATI Jawa Timur, Sensei Rommy Ardianto, mengapresiasi para peserta yang telah menyelesaikan seluruh proses ujian. Menurutnya, pencapaian sabuk hitam tidak hanya ditentukan kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan mental dan kedisiplinan yang dibangun melalui latihan.
“Selamat untuk yang sudah dinyatakan lulus dan meraih nilai terbaik. Jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih semangat lagi dalam berlatih karate,” ujar Rommy.
Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Lumajang, Muchammad Taufiq, mengapresiasi capaian para karateka tersebut.
Pada penutupan kegiatan, ia mengajak peserta untuk terus menjaga semangat berlatih sekaligus memperkuat kebersamaan dalam mengembangkan karate tradisional di Kabupaten Lumajang.
“Karate tradisional bukan hal baru di Lumajang. Kami sudah lama bersinergi dalam membersamai anak-anak meraih prestasi. Selamat bagi yang sudah menunjukkan perjuangan untuk meraih yang terbaik. Semoga FEKATI tambah solid untuk memberikan dampak positif pada perkembangan olahraga beladiri di Lumajang,” katanya.
Capaian Naufal dan Mevlana menjadi bagian dari proses pembinaan karate tradisional di Lumajang. Sementara bagi 20 peserta lainnya, keberhasilan meraih sabuk hitam DAN I menjadi tahapan dalam pengembangan kemampuan melalui jenjang yang terstruktur.
Proses latihan dan ujian tersebut juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, ketangguhan mental, dan sportivitas bagi para karateka.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Efendi/Ard/An-m)
© Copyright 2026, All Rights Reserved