Tahura Ngurah Rai Siap Dikunjungi Delegasi World Water Forum ke-10

: Pengunjung melihat vegetasi tanaman bakau atau mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali, Senin (6/5/2024). Tahura Ngurah Rai akan menjadi salah satu venue World Water Forum ke-10 yang berlangsung pada 18--25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali. Tahura Ngurah Rai juga pernah digunakan sebagai lokasi Leaders Retreat para kepala negara saat KTT G20 2023. Foto: Infopublik/Agus Siswanto


Oleh Farizzy Adhy Rachman, Rabu, 15 Mei 2024 | 23:12 WIB - Redaktur: Untung S - 158


Jakarta InfoPublik - Kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali yang dijadwalkan akan digunakan oleh para delegasi World Water Forum ke-10 untuk melakukan penanaman mangrove di Tahura telah siap dikunjungi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan penataan kawasan Tahura Ngurah Rai sebelum rangkaian kegiatan World Water Forum dimulai pada 18—25 Mei 2024. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (15/5/2024), menuturkan bahwa Bali sebagai tuan rumah akan dibuat menjadi ramah lingkungan melalui kegiatan pembenahan infrastruktur kawasan yang didukung penghijauan yang masif.

“Kawasan mangrove Tahura sudah dibenahi dan nanti akan ada kegiatan penanaman mangrove,” kata Basuki dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Rabu (15/5/2024).

Kementerian PUPR membangun fasilitas pembibitan dan persemaian mangrove yang terdiri dari tiga bangunan yaitu Production House Area untuk penanaman bibit, Germination House Area untuk pengembangan bibit hingga menjadi tunas dan Open Growth Area untuk mangrove setinggi 30-50 sentimeter (cm).

Penataan Tahura Ngurah Rai diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersamaan dengan peresmian Bendungan Danu Kerthi Tamblang di Kabupaten Buleleng pada awal Februari 2023. 

Pekerjaan penataan dilakukan bersama-sama secara paralel oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Ditjen Bina Marga dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida Ditjen Sumber Daya Air.

World Water Forum ke-10 akan dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, dengan tema besar “Water for Shared Prosperity”. Subtema penyelenggaraan  World Water Forum ke-10 terdiri dari Ketahanan dan Kesejahteraan Air, Air untuk Manusia dan Alam, Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana, Tata Kelola, Kerja Sama dan Diplomasi Air, Pembiayaan Air Berkelanjutan dan Pengetahuan dan Inovasi. 

Ada sebanyak 244 sesi pada pertemuan nanti dan diharapkan akan memberikan hasil konkret mengenai pengarusutamaan pengelolaan air terpadu untuk pulau-pulau kecil atau Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, pembentukan pusat keunggulan atau praktik terbaik untuk ketahanan air dan iklim atau Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE), serta penetapan Hari Danau Sedunia.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:49 WIB
PUPR Targetkan Rekonstruksi Jembatan Palu IV Rampung Desember 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:47 WIB
PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulteng
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:35 WIB
PUPR Dorong Pembangunan Infrastruktur Hijau Songsong Indonesia Emas 2045
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:20 WIB
Indonesia Komitmen Terapkan Sumber Energi Terbarukan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 20:56 WIB
PUPR Bangun Rusun ASN Kejaksaan Tinggi di Manado
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 12:03 WIB
Pemerintah Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Bidang SDA dengan Uzbekistan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 11:12 WIB
Menteri PUPR Dorong Kolaborasi Transformatif untuk Ketahanan Air Global
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 10 Juni 2024 | 21:34 WIB
Sergek Projects Hadirkan Mobilitas dan Lalu Lintas Cerdas Berbasis AI di IKN