Jakarta, InfoPublik - Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, segera memasuki tahap tender untuk mempercepat penyediaan fasilitas pendidikan berkapasitas hingga 3.000 siswa. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III tersebut ditargetkan rampung pada 2027.
Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU), Dody Hanggodo, mengatakan proses tender akan menggunakan skema design and build. Skema tersebut dipilih karena kapasitas sekolah yang cukup besar, sementara desain bangunan masih dalam proses penyelesaian.
“Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mungkin sebentar lagi akan tender dengan pola design and build karena kan memang untuk kapasitas 3.000 orang. Kita belum punya desain, makanya mesti pakai design and build,” kata Dody Hanggodo dalam keterangannya terkait kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar, seperti dilansir pada Jumat (2/10/2026).
Menurut Dody, sejumlah persetujuan yang dibutuhkan untuk proses tender mulai diperoleh. Tender ditargetkan dapat diumumkan dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu ke depan.
Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar 22 hektare. Lahan itu disiapkan untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa program tersebut dirancang sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan.
Arah tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian PU melalui kerangka PU 608, khususnya target pengentasan kemiskinan. Penyediaan infrastruktur pendidikan tidak hanya diarahkan sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas dan membuka peluang mobilitas sosial bagi generasi berikutnya.
Dody mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar menjadi bagian dari percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III secara nasional. Sekitar 60 lokasi Sekolah Rakyat Tahap III telah masuk proses tender dan secara keseluruhan ditargetkan dapat diselesaikan pada Juli 2027.
Melalui pembangunan fasilitas tersebut, Kementerian PU terus mengarahkan dukungan infrastruktur untuk menunjang proses belajar mengajar sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.