PARIGI MOUTONG, InfoPublik – Mengakselerasi tata kelola agraria yang modern dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong secara maraton menggelar Rapat Koordinasi Sembilan Program Transformasi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan dan Tata Ruang di Ruang Rapat Inspektorat Daerah, Rabu (7/10/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah, Adrudin Nur, ini melibatkan instansi lintas sektoral mulai dari Kantor Pertanahan, Inspektorat, Dinas PUPRP, DPMPTSP, BPKAD, Bapenda, hingga Dinas Kominfo.
Fokus utama pertemuan menyoroti capaian kinerja sekaligus membedah kendala teknis yang masih menghambat laju program di lapangan.
Di hadapan para peserta, Adrudin mendesak setiap koordinator untuk memegang kendali penuh atas tanggung jawabnya sekaligus memetakan solusi tindak lanjut secara proaktif.
Salah satu isu krusial yang dibahas adalah alur integrasi data pertanahan. Adrudin secara khusus meminta pengawalan dari Kantor Pertanahan untuk mendesak turunnya data balikan dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).
Hal ini mendesak dilakukan agar ekosistem aplikasi SISGITA dapat segera terkoneksi dan beroperasi optimal.
Merespons instruksi tersebut, perwakilan Dinas Kominfo memaparkan bahwa infrastruktur Application Programming Interface (API) untuk pajak BPHTB sejatinya telah rampung dan disematkan ke dalam Sistem Penghubung Layanan Pemerintah.
Tahapan teknis saat ini murni tinggal menunggu respons data balikan dari pihak Pusdatin pusat.
Di tengah tantangan integrasi digital tersebut, progres positif datang dari sektor penataan ruang.
Capaian integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dilaporkan telah menembus angka 95 persen.
Tak sekadar mengandalkan mesin birokrasi, akselerasi transformasi ini turut disokong oleh intervensi dunia akademis.
Melalui nota kesepahaman terbaru, Universitas Tadulako bersiap menerjunkan 105 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik untuk mengawal program pertanahan secara langsung di 15 desa yang tersebar di Kecamatan Parigi Tengah, Parigi Kota, dan Parigi Barat. (MC Parigi Moutong / Muhammad Fikran Sanjaya / Ard)