Banda Aceh, InfoPublik – Semangat gotong royong terasa di berbagai masjid di Aceh ketika 630 rumah ibadah serentak mengikuti Gerakan Bersih-Bersih Masjid yang juga digelar di seluruh Indonesia. Di Banda Aceh, kegiatan dipusatkan di Masjid Jami’ Lueng Bata dengan aksi membersihkan lingkungan masjid sekaligus menanam pohon.
Jajaran Kementerian Agama, pengurus masjid, dan masyarakat bersama-sama membersihkan bagian dalam masjid hingga lingkungan di sekitarnya. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan rumah ibadah yang bersih, nyaman, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, H. Azhari, mengatakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid tidak sekadar kegiatan membersihkan rumah ibadah. Lebih dari itu, gerakan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan.
“Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan masjid, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan,” ujar Azhari, Senin (10/8/2026).
Menurut Azhari, menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian alam perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Dari masjid kita bisa menanamkan pesan bahwa kebersihan, penghijauan, dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Bagi Azhari, masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga memiliki peran dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan. Pesan tentang kebersihan dan penghijauan dapat terus disampaikan dari lingkungan masjid kepada masyarakat.
Ia pun mengajak ASN Kementerian Agama, pengurus masjid, penyuluh agama, dan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan rumah ibadah serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, Gerakan Bersih-Bersih Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan serentak yang dilakukan dalam satu hari. Semangat gotong royong tersebut perlu diteruskan menjadi kebiasaan dalam merawat masjid dan lingkungan di sekitarnya.
Dengan demikian, rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara bersama-sama.