Yosef P. Koton: Manusia Butuh Sekitar 45 Jenis Zat Gizi dari Makanan

: Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Yosef P. Koton, saat menyerahkan makanan bergizi pada acara "B2SA Goes to School" di SMK Negeri 4 Kota Gorontalo, Selasa (21/5/2024). (Foto: istimewa)


Oleh MC PROV GORONTALO, Rabu, 22 Mei 2024 | 08:53 WIB - Redaktur: Bonny Dwifriansyah - 111


Kota Gorontalo, InfoPublik - Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Yosef P. Koton, mewakili Sekretaris Daerah memberikan sambutan pada B2SA Goes to School berupa edukasi pola konsumsi beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) di SMK Negeri 4 Kota Gorontalo, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Ketua Tim Penggerak PKK dan jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kegiatan itu, Yosef menyampaikan pemenuhan pangan sangat penting sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Berbagai kajian ilmiah menunjukkan bahwa untuk dapat hidup sehat dan produktif, manusia memerlukan sekitar 45 jenis zat gizi yang harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi, dalam jumlah cukup, tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan.

“Dengan mengonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh zat gizi pada jenis makanan lain, sehingga diperoleh masukan zat gizi yang seimbang,” kata Yosef.

Menurutnya, pola konsumsi pangan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Sampai saat ini, pola konsumsi pangan masyarakat masih belum memenuhi kaidah gizi seimbang.

Konsumsi sayuran dan buah-buahan masih rendah, begitu pula kualitas konsumsi protein karena sebagian besar berasal dari protein nabati (terutama serealia), serta masih tingginya konsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi.

Demikian halnya pada kecenderungan penyakit yang kita dapatkan disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak teratur dan berlebih-lebihan.

“Lebih banyak dari kita mengkonsumsi makanan sekedar memenuhi target perut kenyang, sementara kenyang belum tentu terpenuhi semua asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita memiliki kandungan zat gizi yang seimbang,” ujar Yosef.

Dalam mendukung upaya tersebut, konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) dengan memanfaatkan pangan lokal, menjadi sangat penting untuk diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan adalah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sejak dini melalui kegiatan promosi B2SA, antara lain melalui kegiatan gerakan/kampanye/sosialisasi/B2SA Goes to School seperti yang dilaksanakan ini, serta penyediaan materi promosi, yang dilakukan di pusat, provinsi, serta kabupaten/kota.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama belajar mengedukasi diri sendiri, keluarga dan masyarakat di sekitar kita tentang pola konsumsi beragam bergizi seimbang dan aman, dalam rangka menciptakan keluarga, generasi muda yang sehat dan cerdas,” papar Yosef. (mcgorontaloprov)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 21:35 WIB
Bapanas Gencarkan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan
  • Oleh MC Kota Payakumbuh
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:05 WIB
Pj Wali Kota Payakumbuh Panen Padi Unggulan Lokal Banang Pulau
  • Oleh MC Kota Payakumbuh
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:03 WIB
Jelang Idul Adha, Pemko Payakumbuh Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 12:55 WIB
Jelang Iduladha 2024, Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Pokok Strategis Aman
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 22:33 WIB
Jelang Iduladha, Badan Pangan Nasional Pastikan Stok Pangan Aman
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 21:53 WIB
Bapanas Siapkan Regulasi Turunkan Food Loss and Waste
  • Oleh MC KOTA SINGKAWANG
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 11:38 WIB
Konsumsi Pangan B2SA Goes to School, Upaya Menyiapkan Generasi Emas 2045