Intervensi Masif, Pemkot Jambi Sukses Turunkan Harga Bawang Merah

: Pj. Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih saat meninjau kedatangan Bawang Merah Brebes di Gudang KPN KPKJ


Oleh MC KOTA JAMBI, Sabtu, 11 Mei 2024 | 22:16 WIB - Redaktur: Juli - 174


Jambi, InfoPublik - Pemerintah Kota Jambi sukses menurunkan harga komoditas bawang merah di pasaran. Hal tersebut buah manis dari upaya pengendalian harga pasar yang gencar dilaksanakan oleh Pemkot Jambi selama sepekan terakhir.

"Tepat sepekan, Pemkot Jambi telah laksanakan operasi pasar untuk menurunkan dan menstabilkan harga bawang merah di Kota Jambi. Sebelumnya bawang merah bertahan lama pada kisaran harga Rp45.000 hingga Rp50.000. Saat ini stabil pada angka Rp38.000 hingga Rp40.000," jelas Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, Sabtu (11/5/2024).

Intervensi pasar untuk memastikan ketersediaan pasokan dan pengendalian harga bawang merah di Kota Jambi itu, dilaksanakan oleh Pemkot Jambi melalui TPID Kota Jambi, Disperindag, dan Koperasi Pegawai Negeri KPN-KPKJ.

Menggunakan kendaraan operasional khusus, KPN KPKJ rutin melaksanakan operasi pasar penjualan bawang merah di sejumlah pasar dan lokasi publik lainnya di Kota Jambi.

Operasi pasar tersebut jelasnya, adalah kebijakan yang diambil oleh Pj. Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih melalui implementasi Kerja Sama Antar-Daerah (KAD) Pemkot Jambi dengan Pemkab Brebes. Bawang merah didatangkan langsung dari Brebes Jawa Tengah, diberi subsidi, dan dijual dengan harga Rp40.000 per kilonya.

Tidak hanya itu, Pemkot Jambi bersamaan dalam operasi pasar tersebut, juga turut menjual beras kualitas medium SPHP Bulog seharga Rp61.000, dari harga pasar Rp65.000.

"Kita mendatangkan bawang merah kualitas ekspor dari Brebes, hasil kerja sama antardaerah yang telah kita jalin sebelumnya. Bawang tersebut kita subsidi harganya sehingga dapat menekan harga bawang merah di pasaran dan sangat membantu daya beli masyarakat. Begitu juga dengan beras kualitas medium SPHP yang saat ini mengalami kenaikan harga, juga kami subsidi dalam operasi pasar tersebut," ungkapnya.

Hendra juga menyampaikan bahwa Pemkot Jambi terus berupaya mengendalikan harga beberapa komoditas pokok dan penting lainnya di tengah masyarakat, dengan tujuan agar inflasi Kota Jambi tetap terkendali dengan baik.

"Operasi pasar ini adalah wujud dari beberapa langkah konkret upaya pengendalian inflasi yang ada di Kota Jambi. Tidak hanya pada bawang merah dan beras, sebelumnya kita juga sudah lakukan pada cabai merah. Kita berharap inflasi terus terjaga dan dikendalikan dengan baik, karena tren 3 bulan terakhir inflasi Kota Jambi cenderung melandai turun. Bahkan, April kita deflasi 0,05 persen," sebut Hendra.

Lebih lanjut Hendra menjelaskan, dengan terkendalinya inflasi di Kota Jambi, diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, dan kemudian berdampak pada perekonomian daerah agar tetap tumbuh dengan baik.

"Inflasi yang terkendali, membawa multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi yang baik di daerah dan mengakselerasi terciptanya pemerataan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (MC Kota Jambi/Hendra/Abu Bakar)

 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KOTA PONTIANAK
  • Jumat, 14 Juni 2024 | 18:51 WIB
Kota Pontianak Masuk Tiga Besar TPID Terbaik se-Kalimantan
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Jumat, 14 Juni 2024 | 13:08 WIB
Jelang Iduladha, Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah Bersubsidi
  • Oleh MC Kota Payakumbuh
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:05 WIB
Pj Wali Kota Payakumbuh Panen Padi Unggulan Lokal Banang Pulau
  • Oleh MC Kota Payakumbuh
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:03 WIB
Jelang Idul Adha, Pemko Payakumbuh Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah