:
Oleh MC PROV ACEH, Rabu, 19 Oktober 2022 | 21:03 WIB - Redaktur: Tobari - 370
Lhoknga, InfoPublik - Puluhan siswa dan guru SMA Negeri 1 Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar mengikuti pelatihan siaga bencana yang dilaksanakan PT Solusi Bangun Andalas (SBA) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar dan BPBA.
Kepala Sekolah SMAN 1 Lhoknga, Eka Sari Dewi, S.Si, M.Pd, menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada SBA, BPBA, BPBD Abes, warga sekolah SMAN 1 Lhoknga serta seluruh stakeholder lainnya yang telah mendukung kegiatan ini.
Ilmu yang telah kami dapatkan ini sangat bermanfaat dan mengedukasi seluruh warga sekolah untuk tanggap terhadap bencana serta memahami tindakan yang harus dilakukan saat bencana terjadi.
"Sehingga akan terbentuk budaya siaga, budaya aman dan budaya pengurangan resiko disekolah,” ujarnya Selasa (18/10/2022).
Anwar Bakti, Caretaker General Manager SBA menyampaikan jika Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang rawan bencana baik bencana gempa bumi maupun tsunami.
Maka itulah, kesiapsiagaan masyarakat dan seluruh stakeholder dalam menghadapi bencana harus terus dilatih dan diuji coba.
Dalam mendukung upaya Pemerintah untuk terus mensosialisasikan dan melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, PT SBA bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Besar dan BPBA menggelar kegiatan pelatihan siaga bencana di SMA Negeri 1 Lhoknga.
Selain kegiatan pelatihan, digelar juga kegiatan simulasi bencana gempa dan tsunami yang diikuti oleh 260 orang serta apel siaga bencana yang dilaksanakan di Lapangan Carlos Lhoknga, Kamis 18 Oktober 2022.
Apel siaga diikuti oleh seluruh stakeholder terkait yaitu Sekda Aceh Besar, Caretaker General Manager SBA dan tim, BPBA, BPBD Aceh Besar (Abes), Polres Abes, Polsek Lhoknga, Kodim 0101/Abes, Koramil Lhoknga, Kikav 11/WSC Lhoknga.
Damkar Abes, Satpol PP & WH, Tagana Dinsos Abes, RAPI Abes, Basarnas, PMI Abes, PSC 119 Abes, Damkar Kota Banda Aceh, warga sekolah SMAN 1 Lhoknga, Relawan Destana Lamkruet, Relawan Destana Mon Ikeun dan masyarakat.
“Terima kasih kepada BPBD Aceh Besar, BPBA dan seluruh stakeholder yang telah ikut terlibat aktif hari ini. Pelatihan dan simulasi yang kita lakukan ini adalah sebagai upaya kita semua bersama masyarakat untuk dapat lebih tangguh, lebih waspada, dan selalu siap siaga dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi”, tutur Anwar.
Sementara itu, Sekda Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si menyampaikan bahwa apel siaga bencana ini merupakan bentuk kesiapan Pemerintah Daerah dalam menghadapi kejadian bencana alam dan sekaligus untuk menyiapkan personil dan seluruh sarana prasarana yang akan digunakan dalam penanggulangan bersama.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih seluruh personil dan masyarakat dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi kapanpun,” ujarnya.
Kalaksa BPBD Aceh besar, Ridwan Jamil sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya penting dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Kolaborasi antara BPBD dan SBA serta seluruh stakeholder yang terlibat hari ini sangat baik. Kita lakukan simulasi gempa dan tsunami serta evakuasi mandiri yang bertujuan untuk menguji kesiapan, kewaspadaan serta melatih seluruh petugas agar mampu mengaplikasikan fungsi masing-masing bilamana menghadapi bencana serta menguji protap/SOP (rencana kontijensi yang telah disusun)," ungkapnya. (mc/03/toeb)