Sabtu, 5 April 2025 1:6:57

Sebanyak 2.000 liter Minyak Goreng Digelontorkan untuk Penuhi Kebutuhan dan Stabilkan Harga

:


Oleh MC KAB WONOSOBO, Kamis, 24 Februari 2022 | 09:46 WIB - Redaktur: Kusnadi - 332


Wonosobo, InfoPublik - Menyikapi kelangkaan minyak goreng baik di pasar tradisional, pasar modern bahkan agen-agen distributor,  Pemprov Jawa Tengah melalui Bulog Kota Semarang dan Disdagkop UKM Kabupaten Wonosobo mendistribusikan  2.000 liter minyak goreng kemasan premium  dalam operasi pasar tahap kedua. Berbeda dengan operasi pasar pada 6 Januari 2022 yang lalu, Operasi pasar kali ini dilaksanakan secara simbolis dan terbatas kepada perwakilan pelaku UKM dan Pedagang Kaki Lima, Selasa (22/2) di Pendopo Utara.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo menyatakan, kelangkaan minyak goreng di pasar merupakan isu nasional yang perlu langkah tepat dan tegas dalam penanganannya. Tepat terkait dengan kebijakan yang turun dan tegas terkait adanya penyelewengan yang ditemukan di lapangan.
Untuk itu Pemrov Jateng melalui Disdagkop Jateng dan Bulog kota Semarang melaksanakan operasi pasar ini sebagai upaya stabilisasi harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok berupa minyak goreng untuk masyarakat  Wonosobo.
Hal senada juga disampaikan  Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo, operasi ini dilakukan sebagai upaya meringankan beban masyarakat, khususnya UKM. Demi membantu kebutuhan UKM dan pedagang kaki lima, operasi pasar ini akan menggunakan harga sesuai dengan Harga eceran Tertinggi, yakni Rp14.000 per liter.
“Tujuan diselenggarakannya operasi pasar minyak goreng tahap kedua ini untuk membantu meringankan beban masyarakat, utamanya UKM dan Pedagang Kaki Lima dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng di tengah keterbatasan pasokan minyak di pasar. Selain itu, membatu UKM dan Pedagang Kaki Lima untuk dapat membeli minyak goreng dalam operasi pasar ini dengan Harga Eceran Tertinggi Rp 14.000 per liter untuk minyak goreng dengan kemasan premium," tandasnya.
Sementara itu Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat  mengapresiasi tindaklanjut dari Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah atas surat permohonan yang diajukan pemda Wonosobo, dengan memberikan perhatian khusus berupa alokasi 2000 liter minyak goreng dalam bentuk operasi Pasar. 
‘’Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas  Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang sudah merespon cepat surat yang kami layangkan sebelumnya, dengan membantu kami memberikan alokasi operasi pasar, sehingga kesejahteraan masyarakat terwujud dengan baik, terlebih bulan Mei akan memasuki Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Lanjut Afif, disamping agen dan pedagang minyak goreng mendapatkan pasokan yang mencukupi, masyarakat dan pelaku UMKM juga akan mendapatkan minyak goreng dengan mudah dan harga yang  terjangkau. Bupati juga berharap agar masyarakat tidak melakukan panic buying. 
“Saya harapkan masyarakat tidak melakukan panic buying, Belilah minyak goreng sesuai kebutuhan, jangan ada yang menimbun minyak goreng dan memanfaatkan situasi di tengah kesulitan masyarakat banyak, mari kita semua bahu membahu untuk dapat melewati persoalan ini dan mendapatkan solusi yang terbaik,’’ pungkasnya.
Rencananya pemerintah akan kembali melaksanakan operasi pasar untuk tahap ketiga sejumlah 4000 liter dan tahap keempat 4800 liter minyak goreng. (DONI R -DISKOMINFO KAB WONOSOBO)