Makanan Pendamping ASI Harus Beragam untuk Penuhi Kebutuhan Gizi

: Foto: Kemenkes


Oleh Putri, Kamis, 19 Desember 2024 | 18:25 WIB - Redaktur: Untung S - 76


Jakarta, InfoPublik - Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lovely Daisy mengatakan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi bayi, MPASI harus beragam.

Dalam hal ini, mengatakan MPASI harus mengandung minimal lima dari delapam kelompok makanan yakni ASI, makanan pokok, kacang-kacangan, produk susu, daging-dagingan, telur, sayur buah kaya vitamin A, dan sayur buah lainnya.

"Keragaman bahan dalam MPASI diperlukan, karena tidak ada satupun makanan yang mengandung zat gizi lengkap. MPASI juga harus dipastikan mengandung telur, ikan, dan atau daging," kata Daisy melalui keterangan resminya Kamis (19/12/2024).

Karena konsumsi protein hewani berkorelasi positif dengan penurunan risiko stunting. Ia juga mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyiapan makanan pendamping air susu ibu (MPASI).

Yaitu higiene dan sanitasi, memilih bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, vitamin dan mineral, terutama zat besi serta seng (zinc).

“Perlu diperhatikan juga terkait pemberian sejumlah minyak/lemak sebagai sumber energi yang efisien. Ini menjadikan MPASI padat gizi, tanpa menambahkan jumlah MPASI yang diberikan,” kata Daisy.

Tekstur mempertimbangkan kemampuan oromotor (pergerakan otot rongga mulut) serta, lanjut Daisy penggunaan gula dan garam dibatasi.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Kamis, 19 Desember 2024 | 20:05 WIB
Penyiapan MPASI Bisa Sumber dari Makanan Keluarga
  • Oleh Putri
  • Kamis, 19 Desember 2024 | 20:04 WIB
Batasi Garam dan Gula untuk Bayi lewat MPASI
  • Oleh Putri
  • Kamis, 19 Desember 2024 | 18:27 WIB
Kemenkes Terbitkan Panduan MPASI untuk Anak Usia 6-23 Bulan
  • Oleh Putri
  • Rabu, 18 Desember 2024 | 08:40 WIB
Menko PM Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat
  • Oleh Putri
  • Selasa, 17 Desember 2024 | 20:09 WIB
Menko PM Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Penanganan Kemiskinan