Jakarta; InfoPublik – DPR RI berkomitmen memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Bosnia Herzegovina dengan mendorong kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, pariwisata, kepemudaan, hingga industri halal. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara.
Komitmen itu disampaikan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Bramantyo Suwondo, usai menerima kunjungan Wakil Ketua DPR Bosnia Herzegovina di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
"Hari ini kita bertemu dengan Wakil Ketua DPR dari Bosnia Herzegovina. Ini adalah kali pertamanya beliau hadir di kompleks parlemen kita dan kami sangat terhormat. Kami membicarakan berbagai macam hal, salah satunya bagaimana terus menguatkan demokrasi dan juga kerja sama lainnya," ujar Bramantyo kepada Parlementaria.
Menurut Bramantyo, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarlembaga parlemen sebagai fondasi penguatan kerja sama antarnegara. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang kolaborasi di bidang ekonomi, pendidikan, kepemudaan, perdagangan, serta investasi.
Ia mengungkapkan, DPR RI juga menerima undangan untuk melakukan kunjungan balasan ke Bosnia Herzegovina guna memformalkan berbagai bentuk kerja sama yang telah dibahas.
"Tadi kami menerima undangan untuk hadir secara langsung di Bosnia Herzegovina dan harapannya dalam waktu dekat kita bisa hadir secara langsung serta memformalkan berbagai macam kerja sama yang lebih konkret lagi," katanya.
Selain itu, penguatan industri halal menjadi salah satu agenda utama pembahasan. Kedua negara juga berkomitmen meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperluas perdagangan yang saling menguntungkan.
"Kita mencoba memastikan industri halal terus diperkuat, kemudian bagaimana meningkatkan wisatawan dari Bosnia menuju Indonesia termasuk juga dari Indonesia ke Bosnia, dan juga bicara soal bagaimana memperkuat free trade," jelas politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Bramantyo menilai Bosnia Herzegovina memiliki potensi menjadi mitra strategis bagi Indonesia di kawasan Eropa, terutama dalam pengembangan perdagangan komoditas dan kerja sama ekonomi.
"Tentunya Bosnia membutuhkan berbagai macam komoditas yang bisa kita perjuangkan dari sisi Indonesia dan ini akan membawa keuntungan perekonomian serta kesejahteraan bagi kedua bangsa," pungkasnya.