Kemenko Polhukam Pantau Penguatan Keamanan Perairan Laut Maluku

: Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Kementerian Koordinator (Kemenko Polhukam) Kisdiyanto, membuka rapat koordinasi di Maluku, Selasa (14/5/2024). Foto. Humas Kemenko Polhukam.


Oleh Fatkhurrohim, Rabu, 15 Mei 2024 | 22:39 WIB - Redaktur: Untung S - 112


Maluku, InfoPublik – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Pertahanan Negara memantau perkembangan isu strategis bidang strategi pertahanan, khususnya terkait koordinasi penguatan keamanan laut di wilayah perairan maluku sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Kementerian Koordinator (Kemenko Polhukam) Kisdiyanto, saat membuka rapat koordinasi di Maluku, Selasa (14/5/2024).

“Perairan Maluku merupakan wilayah laut yang dibatasi samudera pasifik dan laut maluku di utara, laut banda, laut arafuru dan laut timor di selatan, berada di antara dua pulau (Papua dan Sulawesi) serta posisi strategis yang dilewati Alur Laut Kepulauan Indonesi (ALKI) III,” jelas Deputi Kisdiyanto, dalam keterangan tertulisnya Rabu (15/5/2024).

Deputi Kisdiyanto menambahkan program Penguatan Keamanan Laut berdasarkan Perpres 18 tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024 merupakan kegiatan prioritas, terlebih dalam mewujudkan visi indonesia emas untuk mencapai indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Proyeksi ancaman di ALKI III (termasuk di laut aru dan arafuru) merupakan bagian wilayah patroli prioritas tinggi (high priority area),” tambahnya.

Rapat Koordinasi kali ini untuk memperoleh data dan informasi yang lebih konkrit dan komprehensif dalam penyusunan rekomendasi kebijakan di Kedeputian Bidang Koordinasi Pertahanan Negara terkait bagaimana meningkatkan sinergitas stakeholders di laut dalam memitigasi ancaman keamanan laut.

 

Berita Terkait Lainnya