Tingkatkan Daya Saing Produk di RPB Garut, Kemenkop UKM Latih SDM Perajin Kulit

: Anggota koperasi Kulit Artisan Indonesia di Garut, Jawa Barat/Foto: KemenkopUKM


Oleh Putri, Selasa, 21 Mei 2024 | 23:52 WIB - Redaktur: Untung S - 166


Jakarta, InfoPublik - Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkoperasian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Nasrun Siagian menekankan pentingnya berkoperasi dalam upaya memenangkan persaingan.

Hal tersebut disampaikannya saat Kementerian Koperasi dan UKM melaksanakan pelatihan/bimbingan teknis (bimtek) dalam upaya mendorong daya saing produk kerajinan kulit bagi anggota koperasi Kulit Artisan Indonesia di Garut, Jawa Barat.

"Wadah yang tepat untuk berjamaah dalam ekonomi bisnis adalah koperasi, karena kalau sendiri-sendiri tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan besar yang sudah mapan," kata Nasrun melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Selasa (21/5/2024).

Sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam upaya menggenjot daya saing pelaku UKM dan Koperasi khususnya bagi perajin kulit di Garut, KemenKopUKM telah membangun Rumah Produksi Bersama (RPB).

Namun, Nasrun mewanti-wanti agar fasilitas didalam RPB ini dapat dimaksimalkan pemanfaatannya dengan disertai peningkatan SDM yang unggul. Adanya RPB ini, diharapkan produk kulit di Garut dapat meningkat produktivitasnya.

Selain itu, kata Nasrun dapat terus bersaing di pasar. Ia optimistis dengan keberadaan SDM yang unggul, kerajinan kulit di Garut bisa menjadi primadona di masa mendatang.

"Peralatan yang modern tidak akan berarti apa-apa dan akan menjadi etalase atau pajangan saja kalau tidak dipersiapkan oleh SDM yang akan mengoperasikannya," kata Nasrun.

Ia meminta dukungan dari pemerintah daerah Garut untuk terus melakukan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku UMKM dan Koperasi agar keberadaan RPB berimbas positif bagi peningkatan perekonomian.

Ketua Koperasi Artisan Indonesia Popie Darsono memberikan apresiasi kepada KemenKopUKM yang telah memberikan fasilitasi berupa bintek hingga dukungan dalam pembangunan RPB.

"Kita harus dapat menampilkan dan mempromosikan Garut menjadi Parisnya Indonesia dibidang produk bahan kulit, tas, sepatu, jaket, dan berbagai aksesoris lainnya," kata Poppie.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 17:10 WIB
Kemenkes Komitmen dalam Peningkatan Layanan Bedah Saraf
  • Oleh Putri
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 15:29 WIB
Wamenkes RI Tekankan Obat Harus sampai ke Daerah Terpencil
  • Oleh Putri
  • Selasa, 11 Juni 2024 | 21:24 WIB
KKHI Makkah Fasilitasi Jemaah Sakit Jalani Safari Wukuf