SCI Usulkan ke KPU Angkat Isu Logistik sebagai Topik Khusus Debat Capres-Cawapres 2024

:


Oleh Dian Thenniarti, Senin, 4 September 2023 | 22:33 WIB - Redaktur: Untung S - 36


Jakarta, InfoPublik - CEO Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, mengatakan visi Capres-Cawapres 2024 atas sektor logistik nasional sangat penting, sehingga isu sektor logistik perlu menjadi salah satu topik dalam Debat Capres-Cawapres 2024 yang akan digelar sebanyak lima kali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Isu logistik dapat menjadi topik khusus dalam debat agar dapat diketahui visi Capres-Cawapres atas sektor logistik nasional, serta pandangan dan pemikiran pemecahan berbagai persoalan dan pembenahan sektor logistik yang kompleks," ujar Setijadi pada Senin (4/9/2023).

Namun, isu logistik itu juga bisa menjadi poin-poin pertanyaan dalam beberapa topik debat. Dalam debat tentang energi dan pangan, serta infrastruktur, misalnya, dapat digali strategi pengembangan sektor logistik untuk mengatasi persoalan pasokan dan pemerataan ketersediaan energi dan pangan.

"Persoalan lain terkait dengan kelangkaan, harga mahal, dan fluktuasi harga kebutuhan barang pokok yang seringkali terjadi karena masalah transportasi dan distribusi; juga pengembangan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah," urai Setijadi.

Lebih lanjut, ia mengusulkan topik debat lainnya yang relevan dengan logistik adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, serta perdagangan dan industri.

"Strategi sektor logistik sangat penting untuk ditinjau sebagai pendukung dalam mengatasi masalah pemerataan ekonomi wilayah, perdagangan, dan industri, serta kesejahteraan rakyat," kata Setijadi.

Untuk diketahui, bahwasannya peranan sektor logistik sangat penting sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Kinerja sektor logistik juga sangat mempengaruhi daya saing produk dan komoditas nasional yang semakin penting dalam era globalisasi.

Sektor logistik menunjukkan tingkat pertumbuhan yang baik. Sebagai gambaran, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan tertinggi lapangan usaha tahun 2022 terjadi pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 19,87 persen.

Di lain sisi, biaya logistik Indonesia tergolong tinggi. Selain itu, Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada tahun ini turun 17 peringkat dibandingkan lima tahun lalu. LPI Indonesia kini berada di peringkat 63 dari total 139 negara.

Data BPS juga menunjukkan pada Triwulan II-2023 distribusi ekonomi Indonesia didominasi wilayah Jawa (57,27 persen) dan Sumatera (21,94 persen), sementara wilayah-wilayah lainnya hanya berkisar 2,57 persen - 8,32 persen.

Setijadi menyatakan, capres-cawapres juga diharapkan mempunyai pandangan strategis mengenai tiga isu utama persoalan logistik yang selama ini menjadi rekomendasi SCI, yaitu revisi atas Perpres 26/12 tentang cetak biru pengembangan logistik nasional (Sislognas), pembentukan UU logistik, dan pembentukan lembaga permanen bidang logistik.

Foto: Kemenhub

 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Rabu, 17 Juli 2024 | 22:27 WIB
INACA Sambut Penurunan Biaya di Industri Penerbangan Indonesia