Waspadai Sniffing! Modus Pembobolan Rekening Lewat WhatsApp
Jakarta, InfoPublik – Kejahatan siber dengan modus sniffing kini menjadi ancaman serius bagi keamanan data pribadi masyarakat, terutama yang aktif menggunakan layanan mobile banking. Pelaku kejahatan kini semakin lihai menyasar korban melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.
Sniffing merupakan metode peretasan yang memungkinkan pelaku mengintip dan mencuri data digital yang dikirim melalui jaringan internet, terutama WiFi publik. Modus ini sering dilakukan dengan mengirim file berbahaya berformat .APK yang disamarkan sebagai foto atau dokumen pengiriman paket.
Begitu korban mengklik file tersebut, aplikasi jahat otomatis terinstal dan mulai mencuri data penting seperti username dan password m-banking, informasi kartu kredit, bahkan email pribadi.
Masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal. Jangan sembarangan klik file atau tautan yang dikirim via WhatsApp.
Modus Sniffing yang Harus Diwaspadai:
Cara Mencegah M-Banking Dibobol Sniffer:
Sudah Terlanjur Klik File? Lakukan Ini Segera:
Pesan Penting:
Cerdas digital, aman bertransaksi. Satu klik bisa jadi awal bencana jika kita lengah. Laporkan kejahatan digital ke call center bank Anda atau pihak berwenang.
© Copyright 2026, All Rights Reserved