Arus Balik Lebaran 2023 di Terminal Pulo Gebang Diprediksi H+3 atau Rabu 26 April
Jakarta, InfoPublik - Puncak arus balik mudik Lebaran 2023/Idulfitri 1444 H di Terminal Terpadu Pulo Gebang diprediksi terjadi pada H+3 hingga H+4 atau Rabu, 26 April sampai 27 April 2023.
Hal tersebut diprediksi akan terjadi penumpukan penumpang, karena berbarengan dengan arus balik mudik gratis dari pemerintah yang masuk ke Terminal Pulo Gebang.
Koordinator Satuan Pelaksana Operasional Terminal Pulo Gebang Hendra Kurniawan mengatakan puncak arus balik di Terminal Terpadu Pulo Gebang diprediksikan terjadi pada H+3 Lebaran atau Rabu (26/4/2023).
"Puncak arus balik diprediksi 26 April atau setelah cuti bersama, dan itu akan terjadi penumpukan penumpang karena waktunya berbarengan dengan arus balik mudik gratis dari pemerintah, itu prediksi kami dan sudah kami siapkan antisipasinya," kata Hendra dalam keterangannya di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (24/4/2023).
Hendra mengatakan sampai saat ini pihaknya mencatat jumlah kedatangan masih landai, di bawah 1.000 penumpang per hari, yang didominasi penumpang dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum pulang karena masih beraktivitas di kampung halamannya.
Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan banyak persiapan dalam menyambut para pemudik yang akan kembali ke ibu kota Jakarta. Diantaranya dengan menyiagakan sejumlah petugas operasional seperti penyiar informasi, petugas kebersihan, dan petugas keamanan, yang siap melayani kebutuhan para pemudik yang kembali ke Jakarta.
Selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan pihak eksternal seperti TNI dan Polri dalam memberikan layanan tambahan pada arus balik Lebaran tahun ini.
Hendra mengimbau kepada para pemudik yang kembali ke Jakarta agar senantiasa menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan minimal menggunakan masker, meskipun pemerintah telah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Pandemi berakhir, tapi COVID-19 masih ada. Kita masih transisi, apalagi ada varian baru," ujar Hendra.
Hendra menambahkan, bagi pemudik yang sampai Terminal Pulo Gebang pada malam hingga pagi hari, kami telah berkordinasi dengan bus Transjakarta untuk melayani pemudik selama 24 jam agar para pemudik sampai tujuan demgan selamat.
"Namun angkutan Transjakarta meski sudah melayani 24 jam tetapi jumlahnya armadanya dinilai masih kurang. Untuk itulah yang akan kita sarankan ke pemda untuk di tambah jumlah armadanya," katanya.
Foto: Istimewa
© Copyright 2026, All Rights Reserved