Stasiun Bekasi Berangkatkan 2600 Penumpang
Bekasi, InfoPublik - Terjadi peningkatan jumlah pemudik yang diberangkatkan melalui Stasiun Bekasi, Jawa Barat dengan rata-rata mencapai 2600 orang per hari. Peningkatan tersebut terjadi dari mulai Senin (17/4/2023) hingga Minggu (23/4/2023).
Dari kurun waktu tersebut, sudah sekitar 18.200 ribu orang yang telah menggunakan jasa kereta api dalam beberapa waktu tersebut.
“Dari mulai H-5 hari raya Idulfitri 1444 Hijriah, rata-rata penumpang diberangkatkan dengan jumlah tersebut,” kata Kepala Stasiun Bekasi Dwi Hanggono kepada InfoPublik, Minggu (23/4/2023).
Dwi menjelaskan, mekanisme pelayanan yang diberikan kepada pemudik, merupakan standar dalam memberikan pelayanan publik yang diterapkan secara disiplin oleh setiap pegawai PT Kereta Api (KAI) yang mengelola Stasiun Bekasi. Sehingga, masyarakat dapat dengan nyaman menggunakan moda angkutan massal kereta api pada tradisi mudik.
Secara rinci, pelayanan publik yang diberikan antara lain dengan menyediakan posko kesehatan bagi para pemudik dan posko keamanan yang memberikan rasa aman bagi pemudik. Kedua posko tersebut, akan dibuka bagi para pemudik hingga Selasa (2/5/2023) mendatang.
“Posko mudik yang disediakan akan sampai awal Mei mendatang,” kata Dwi.
Dalam memastikan pelayanan arus mudik tetap baik, maka pihaknya menggandeng sejumlah instansi pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian. Guna memastikan pelayanan publik kepada masyarakat dapat tetap dilakaukan secara maksimal pada beberapa waktu mendatang.
Atas kolaborasi yang dilakukan tersebut, Stasiun Bekasi mendapatkan pujian dari PLT Wali Kota Bekasi Tri Adhianto karena berhasil memberikan pelayanan yang baik melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Sehingga, hal tersebut dapat dipertahankan hingga beberapa waktu mendatang.
“Kemarin juga dapat kunjungan dari Bapak Wali Kota Bekasi. Beliau juga berharap untuk tetap dipertahankan Stasiun Bekasi seperti ini untuk pelayanan publik,” kata Dwi.
© Copyright 2026, All Rights Reserved