Asperindo Antisipasi Lonjakan Pengiriman Barang Selama IdulFitri 1444 H
Jakarta, InfoPublik – Perusahaan penyelenggara pos dan Asosiasi Perusahaan Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) dipastikan telah mengantisipasi lonjakan pengiriman barang selama momentum Hari Raya Idulfitri 1444 H, yang diprediksi mencapai 2,2 juta satuan dengan menambah kapasitas pengiriman.
“Penyelenggara pos telah menyiapkan penambahan kapasitas pengiriman, baik dari proses collecting, processing, transporting, hingga delivery. Diperkirakan akan terjadi lonjakan volume kiriman sekitar 40-100 persen dibanding kondisi normal,” ujar Direktur Pos Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Gunawan Hutagalung, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/4/2023).
Gunawan menyatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi kesiapan pengiriman barang dengan perusahaan penyelenggara pos agar kualitas layanan kepada masyarakat tetap terjaga selama Lebaran 2023.
Adapun, produk pos yang banyak digunakan masyarakat di masa Lebaran tahun ini meliputi kiriman surat dan paket pos standar, reguler, dan prioritas.
“Total kiriman perhari pada masa H-7 sampai dengan H+7 Idulfitri diprediksi sebanyak 162.925 satuan. Dari perkirakan tersebut maka total kiriman akan mencapai 2,2 juta satuan,” jelas Direktur Pos Kominfo..
Menurut Gunawan, operasional penyelenggara pos selama masa Idulfitri 1444 H juga dilengkapi dengan layanan penanganan keluhan dan penyelesaian aduan konsumen sesuai Service Level Agreement (SLA).
Tujuannya layanan konsumen dengan sistem Customer Complaint Handling (CCH) selama 24 jam ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanannya.
“Penyelenggara pos berkomitmen menjaga kualitas layanan kiriman dengan menyediakan sistem Customer Complaint Handling (CCH) selama 24 jam dan penyelesaian aduan sesuai SLA, sesuai imbauan pemerintah,” kata Direktur Gunawan.
Kementerian Kominfo juga membuka kanal pengaduan melalui Call Center 159 sebagai salah satu media Customer Complaint Handling (CCH) untuk menjamin standar pelayanan pos.
“Sebagai bentuk dukungan Pemerintah, Kominfo juga menyediakan kanal pengaduan dan CCH lewat Call Center 159,” tandas Direktur Pos Ditjen PPI Kementerian Kominfo.
Dengan peningkatan layanan ini, masyarakat yang mudik diharapkan dapat memanfaatkan jasa pengiriman pos untuk barang bawaan maupun oleh-oleh mereka selama mudik lebaran.
“Untuk mengurangi beban selama perjalanan dengan memanfaatkan jasa pengiriman pos, baik sebelum dan sesudah mudik dari kampung halaman,” pungkas Gunawan. (foto: Humas Kominfo),
© Copyright 2026, All Rights Reserved