Kejagung Berangkatkan 726 Pemudik
Jakarta, InfoPublik- Kejaksaan Agung (Kejagung) memberangkatkan 726 peserta mudik gratis melalui program 'Mudik Bareng Jaksa Agung' di Kejaksaan Agung pada Selasa (18/4/2023). Ratusan peserta diberangkatkan menggunakan 14 unit armada bus ke berbagai wilayah.
Dengan rincian, tiga bus tujuan Solo, tiga bus tujuan Semarang, empat bus tujuan Yogyakarta, dua bus tujuan Surabaya dan masing- masing satu bus tujuan Tasikmalaya, Lampung, dan Garut.
Pada acara seremonial pelepasan rombongan, para peserta pun diberikan voucher belanja senilai Rp100.000.
Wakil Jaksa Agung Sunarta menyampaikan kegiatan Mudik Bareng Jaksa Agung merupakan wujud rasa kepedulian untuk membantu meringankan beban masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman guna merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Hal ini diungkapkan Sunarta saat membacakan sambutan Jaksa Agung dalam acara pelepasan Mudik Bareng Jaksa Agung di Kejaksaan Agung, Selasa (18/4/2023).
"Oleh sebab itu, saya atas nama pribadi dan pimpinan Kejaksaan RI menghaturkan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prakarsa dan kontribusi seluruh panitia pelaksana. Teriring harapan kiranya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses, serta selamat sampai di tujuan masing-masing tanpa halangan suatu apapun juga,” ujar Wakil Jaksa Agung.
Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan Mudik Bareng Jaksa Agung menjadi momentum untuk mewujudkan kepedulian kita bersama dalam rangka membantu masyarakat yang ingin pulang kampung, namun terkendala oleh biaya transportasi yang tinggi sehingga dapat meringankan beban pengeluaran di saat adanya kenaikan harga komoditas jelang hari raya.
“Lebih dari itu, program mudik ini juga memberikan manfaat sosial yang besar bagi masyarakat. Sejatinya, program mudik gratis tidak hanya mengurangi beban biaya transportasi yang harus ditanggung oleh pemudik, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di hari raya,” kata Sunarta.
Wakil Jaksa Agung mengatakan pelaksanaan kegiatan mudik ini pada hakikatnya merupakan salah satu bentuk amaliah yang bernilai ibadah.
Terlebih dalam ibadah puasa yang sedang dijalankan saat ini tentunya mengandung hikmah bahwa puasa tidak hanya mengajarkan keterampilan untuk menahan lapar dan dahaga. Namun juga turut menyuntikkan kesadaran bersama untuk menumbuhkan rasa empati kepada sesama, yang pada gilirannya akan menguatkan nilai-nilai solidaritas.
“Semoga perjalanan yang akan dilakukan sesaat lagi dapat berjalan dengan lancar dan tanpa ada suatu halangan apapun, sehingga saudara-saudara dapat sampai di kampung halaman dengan selamat. Sampaikan salam hangat saya kepada keluarga saudara di kampung halaman. Selamat bersilaturahmi dan jangan lupa tetap jaga kesehatan,” ujar Wakil Jaksa Agung.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi rutinitas di masa mendatang dengan menyasar masyarakat yang lebih luas dan cakupan wilayah tujuan mudik yang lebih banyak lagi.
Kiranya langkah positif yang telah diinisiasi bersama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) ini dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk dapat berbuat yang terbaik bagi kebaikan bersama.
Foto: dok. Puspenkum.
© Copyright 2026, All Rights Reserved