Harga Bapok Relatif Stabil dan Stok Aman di Lampung
Jakarta, InfoPublik - Hasil dari pemantauan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyimpulkan ketersediaan kebutuhan pokok (bapok) dengan harga yang cenderung stabil terjadi pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.
Efektifnya pemantauan yang dilakukan dalam rangka mendorong ketersediaan bapom dengan harga yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Maka, akan terus dilanjutkan hingga menjelang puasa dan hari raya Idulfitri pada 2023.
"Setelah melalui perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dengan stok bapok yang cukup dan harga stabil, Kementerian Perdagangan akan terus melakukan pemantauan hingga menjelang puasa dan Lebaran di seluruh daerah di Indonesia. Secara umum saat ini harga bapok relatif stabil dan stok cukup," jelas Menteri Perdsagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melalui siaran pers pada Sabtu (7/1/2023).
Mendag mengakui, dari pemantauan itu, terdapat kenaikan harga komoditas cabai yang melonjak. Disebabkan oleh, banyaknya kejadian gagal panen yang dialami olejh para petani. Akibat dari terdampak musim hujan.
Meskipun begitu, kenaikan komoditas tersebut, masih dalam ambang batas toleransi. “Setelah melakukan pengecekan langsung, terdapat komoditas cabai yang harganya sedang tinggi. Hal ini karena sering terjadinya gagal panen di musim hujan seperti saat ini. Meskipun harga cabai naik, namun masih dalam batas toleransi,” kata Mendag.
Dalam menyikapi fenomena lonjakan harga dari komoditas itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) terkait. Guna melakukan sejumlah kebijakan untuk menekan harga komoditas tersebut pada beberapa waktu ke depan.
“Untuk membantu menekan harga, langkah yang akan diambil yaitu Pemerintah Daerah akan memberikan subsidi ongkos kirimnya. Setiap hari saya ke pasar supaya bisa mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan. Hal ini dilakukan agar Ibu-ibu tidak menjerit dengan kenaikan harga bapok,” tutur Mendag Zulkifli Hasan.
Kemudian, untuk harga kedelai yang juga sedang tinggi, saat ini Kemendag sudah menugaskan Bulog untuk melakukan impor. “Saya akan mengecek lebih lanjut ke Bulog untuk memastikan kelancaran impor kedelai tersebut,”ujar Mendag Zulkifli Hasan.
Berdasarkan pemantuan di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, lampung antara lain beras medium Bulog tercatat sebesar Rp9.450 per kg, minyak goreng Rp14.000 per liter, telur ayam ras Rp28.000 per kg, bawang merah Rp32.000 per kg, dan bawang putih Rp28.000 per kg. Sedangkan untuk komoditas cabai merah keriting Rp45.000 per kg, cabai merah besar Rp45.000 per kg,dan cabai rawit merah Rp70.000 per kg.
Foto: Humas Kemendag
© Copyright 2026, All Rights Reserved