Jakarta, InfoPublik — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai titik awal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional bergerak lebih cepat. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat terus diperkuat pada paruh kedua 2026 dan berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Menkeu Purbaya menyampaikan harapan tersebut saat ditemui di kediamannya di Jakarta Selatan pada Senin (17/8/2026). Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya menjadi perayaan nasional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat optimisme dan semangat bersama dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.
“Oh saya harapkan ini titik awal kita kepertumbuhan yang lebih cepat lagi ke depan. Kemarin kan semester pertama kan 5.45. Kita coba tekan atau dorong ke arah 6 persen di semester kedua ini. Dan ke depan mudah-mudahan lebih cepat lagi,” ujar Menkeu Purbaya.
Menkeu menegaskan, pemerintah akan terus mendorong perekonomian agar mampu tumbuh lebih tinggi. Percepatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Jadi sudah saatnya kita bergerak lebih cepat menuju Indonesia masyarakat,” lanjutnya.
Optimisme tersebut sejalan dengan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai dinamika global. Pemerintah melalui kebijakan fiskal akan terus berupaya menciptakan ruang bagi aktivitas ekonomi untuk berkembang, sekaligus memastikan APBN tetap mampu menjalankan fungsi sebagai instrumen stabilisasi dan pendorong pertumbuhan.
Prihatin dan Perhatian Pemerintah atas Bencana di NTT
Dalam kesempatan yang sama, Menkeu Purbaya juga menyampaikan perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, pemerintah memastikan penanganan bencana tetap menjadi prioritas. “Oh saya amat prihatin dan terutup buka cita dengan apa yang terjadi di sana. Saya nggak tahu korbannya udah berapa. Tapi doa saya mudah-mudahan nggak terjadi lagi gempa-gempa besar,” kata Menkeu.
Pemerintah, lanjutnya, telah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana dan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Apabila kebutuhan penanganan meningkat, pemerintah siap melakukan penyesuaian dukungan anggaran. “Yang penting enggak ada tsunami besar. Terus kami di pemerintah sudah menyiapkan dana untuk bencana itu biasanya setahun 5 triliun. Kita akan monitor keadaannya seperti apa,” ujar Menkeu.
“Kalau perlu tambah, kita tambah. Jadi masyarakat di NTT nggak usah khawatir. Pemerintah sudah menyiapkan dana yang cukup,” tegasnya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan demikian menjadi momentum untuk memperkuat semangat Indonesia dalam memasuki fase pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas sekaligus mendorong berbagai sumber pertumbuhan agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat luas.