Meutya Hafid Ajak Keluarga Besar Kemkomdigi Perkuat Kekompakan dan Profesionalitas
Menkomdigi Meutya Hafid saat membuka Lomba Khas 17-an Komdigi Karnaval 2026 di Lapangan Anantakupa, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Ditjen KPM Kemkomdigi)
Menkomdigi Meutya Hafid saat membuka Lomba Khas 17-an Komdigi Karnaval 2026 di Lapangan Anantakupa, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Ditjen KPM Kemkomdigi)
Jakarta, InfoPublik - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengajak seluruh jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjaga kekompakan, profesionalitas, dan integritas sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan melalui tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Meutya Hafid saat membuka Lomba Khas 17-an Komdigi Karnaval 2026 di Lapangan Anantakupa, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Meutya menilai rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang untuk memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus membangun kerja sama antarsatuan kerja di lingkungan Komdigi. “Inilah semangat dan kekeluargaan Komdigi. Tolong jaga terus, tolong ingat kebersamaannya,” ujar Meutya.
Ia mengingatkan kebersamaan yang telah terbangun melalui berbagai kegiatan, seperti olahraga padel, voli, basket, dan mini soccer, agar tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan. Menurutnya, semangat kerja sama tersebut perlu dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Meutya Hafid juga menekankan pentingnya membangun suasana kerja yang dilandasi rasa sukacita dan saling menghargai. Menurutnya, kecintaan terhadap pekerjaan perlu berjalan beriringan dengan hubungan yang baik bersama rekan dan mitra kerja. “Kerja itu tanpa rasa sukacita itu lelah sekali. Jadi kita harus mencintai, menyukai, menyayangi, pertama tidak hanya pekerjaan kita, tapi orang-orang di sekeliling pekerjaan kita,” katanya.
Selain kekompakan, Menkomdigi meminta jajaran Kementerian Komdigi menjaga profesionalitas dan integritas serta nama baik kementerian dan aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperbarui semangat dalam menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari pemerintahan. “Tugas kita bukan lagi membawa Indonesia merdeka, tapi mengisi kemerdekaan. Dan mengisi kemerdekaan bisa jadi adalah hal yang juga amat menantang, sama atau bahkan lebih menantang daripada mendapatkan kemerdekaannya,” ujar Meutya.
Dalam konteks tugas Komdigi, ia mengatakan tantangan tersebut antara lain berkaitan dengan upaya menjaga konektivitas, ruang digital, ekosistem digital, penyiaran, serta berbagai sektor komunikasi dan teknologi yang menjadi tanggung jawab kementerian.
Pada kesempatan itu, Meutya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Infrastruktur Digital (Infradig) yang telah mendukung pemulihan konektivitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabencana. “Terima kasih kemarin kami dilaporkan juga bahwa hari ini kita 100 persen pulih. Mungkin ada satu lagi yang belum, tapi secara 100 persen kemarin juga sudah dilaporkan bahwa sudah pulih,” katanya.
Meski demikian, Meutya menegaskan masih terdapat berbagai hal yang perlu diperbaiki di wilayah NTT dan daerah terdampak bencana lainnya. Ia berharap pemulihan konektivitas dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi pemerintah melalui Komdigi dalam membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas.
Lebih lanjut, Meutya Hafid menyebut perkembangan digitalisasi yang berlangsung cepat juga menghadirkan tantangan baru yang harus dihadapi dengan baik oleh seluruh jajaran Komdigi.
Ia kemudian mengapresiasi Sekretariat Jenderal dan seluruh panitia yang telah menggelar rangkaian kegiatan kemerdekaan sejak 14 Agustus 2026. Menurutnya, berbagai perlombaan telah berlangsung dengan baik dan menjunjung semangat kompetisi.
Untuk itu, Meutya Hafid menegaskan bahwa berbagai perlombaan tersebut pada dasarnya bukan sekadar untuk menentukan pemenang, melainkan menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama pegawai. “Perlombaan ini hanya simbolisasi, yang paling utama adalah tujuannya untuk menyatukan kita dengan lebih baik lagi,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta dapat menikmati rangkaian kegiatan dengan menjunjung sportivitas sekaligus memperoleh pengalaman kebersamaan dan kebahagiaan. “Mudah-mudahan nanti enggak cuma menang, tapi mendapatkan rasa kebersamaan dan rasa kebahagiaan dan serunya dari penyelenggaraan hari ini,” pungkas Meutya Hafid.