Anak Petani dari Indragiri Hilir Tembus Paskibraka Nasional, Arifa Bawa Nama Riau
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Dari membantu orang tua menanam dan memanen hasil pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir, langkah Arifa Rahma Maulydha kini membawanya ke tingkat nasional. Siswi SMAN 1 Keritang itu terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.
Pencapaian Arifa lahir dari proses panjang. Ia menjalani latihan fisik selama empat bulan secara rutin dari pagi hingga menjelang petang sebelum mengikuti pemusatan latihan nasional.
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan pula cerita yang sempat mengejutkan keluarganya. Sang ayah, Sulaiman, mengaku awalnya tidak mengetahui putri bungsunya mendaftarkan diri mengikuti seleksi Paskibraka.
Ia baru mengetahui langkah Arifa setelah putrinya berhasil melewati tahapan seleksi di tingkat kabupaten.
"Arifa ini anaknya pendiam, saya saja tidak tahu awal dia mendaftar itu. Ternyata setelah lolos tes tahap kabupaten, baru kami diberitahunya. Padahal kami dari orang tua pasti mendukung langkah baik dia," kata Sulaiman saat diwawancara di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Sabtu (15/8/2026).
Terinspirasi Dua Kakaknya
Minat Arifa terhadap kegiatan pengibaran bendera telah tumbuh sejak lama. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan kedua kakaknya pernah menjadi anggota pasukan pengibar bendera hingga tingkat kecamatan.
Pengalaman kedua kakaknya itu, menurut Sulaiman, turut memotivasi Arifa mengikuti jejak serupa. Namun, Arifa berhasil melangkah lebih jauh hingga tingkat nasional.
"Memang dari dulu Arifa punya minat ke situ. Kebetulan dia ini anak bungsu dari tiga bersaudara, kakak-kakaknya juga pasukan pengibar bendera tapi hanya sampai tingkat kecamatan saja. Mungkin dari melihat kakaknya dia menjadi termotivasi, alhamdulillah ternyata Arifa tembus sampai tingkat nasional," ujarnya.
Bagi keluarga, keberhasilan tersebut melampaui harapan. Sulaiman yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengaku tidak pernah membayangkan putrinya dapat membawa nama Riau ke tingkat nasional.
"Kami inikan orang biasa saja. Saya sehari-hari seorang petani, mana pernah membayangkan anak saya bisa sampai di tahap ini. Tetapi Allah sudah memberikan takdir baik kepada kami," jelasnya.
Tetap Membantu Orang Tua Bertani
Kesibukan sebagai pelajar dan mengikuti rangkaian seleksi tidak membuat Arifa meninggalkan aktivitas bersama keluarga. Menurut Sulaiman, putrinya tetap membantu pekerjaan orang tua ketika musim tanam maupun panen tiba.
"Dia juga sangat peduli kepada keluarga. Contohnya tiap musim tanam dia ikut nanam, musim panen juga bantu. Bahkan Arifa pernah bilang bahwa dia ingin selalu membanggakan orang tua," tutur Sulaiman.
Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari keseharian Arifa sebelum akhirnya terpilih sebagai Paskibraka Nasional. Tanggung jawab di lingkungan keluarga berjalan beriringan dengan kedisiplinan yang dibangun melalui latihan.
Empat Bulan Jalani Latihan Fisik
Perjalanan menuju tingkat nasional juga menuntut kesiapan fisik. Sebelum berangkat mengikuti pemusatan latihan nasional, Arifa menjalani latihan secara intensif selama empat bulan.
"Kalau untuk kesehatan anak, dia insyaallah kuat menjalani latihan. Soalnya sebelum berangkat pemusatan nasional, Arifa selama empat bulan berturut-turut tiap hari rutin latihan fisik dari pagi sampai menjelang magrib," ungkap Sulaiman.
Rutinitas tersebut membuat Arifa harus menyesuaikan waktu belajar, istirahat, dan kebersamaan bersama keluarga dengan jadwal latihan. Dukungan keluarga terus menyertai setiap tahapan yang dijalaninya.
Bagi Sulaiman, keberhasilan Arifa bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama Kabupaten Indragiri Hilir dan Provinsi Riau ke tingkat nasional.
Ia berharap perjalanan putrinya dapat memberikan semangat kepada generasi muda lainnya, khususnya anak-anak di Indragiri Hilir, untuk berani mengejar prestasi.
Menjelang pelaksanaan tugas Paskibraka Nasional, keluarga berharap Arifa dan seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan amanah dengan lancar.
"Kami sekeluarga mohon bantuan doa dari masyarakat Riau agar rombongan Paskibraka Nasional bisa diberikan keselamatan dan dilancarkan semuanya," harapnya.