Pembinaan Paskibraka Jadi Wadah Pengkaderan Calon Pemimpin Bangsa Berkarakter Pancasila
Foto: Amiri Yandi/InfoPublik
Foto: Amiri Yandi/InfoPublik
Depok, InfoPublik – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan bahwa pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tidak hanya bertujuan menyiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lebih dari itu, program tersebut dirancang sebagai wadah pengkaderan calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter, integritas, dan komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila.
Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, mengatakan seluruh peserta Paskibraka, termasuk mereka yang nantinya menjadi Purna Paskibraka, dibekali pembinaan ideologi Pancasila secara berkelanjutan agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurut Rima, pembinaan tersebut bahkan tidak berhenti hanya kepada peserta yang bertugas di tingkat nasional maupun daerah. Bagi para siswa yang belum terpilih sebagai Paskibraka, mereka tetap diharapkan menjalankan peran sebagai anggota Paskibra di sekolah maupun instansi masing-masing, termasuk dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.
"Adik-adik yang belum berhasil juga bisa menjadi Paskibra di sekolah. Yang kita harapkan pada 17 Agustus mereka tetap melakukan aktivitas Paskibra dengan melaksanakan upacara di sekolah-sekolah maupun di instansi-instansi," ujar Rima di Pemusatan Pembinaan Paskibraka Tingkat Pusat 2026 di Depok, Senin (3/8/2026).
Rima menjelaskan, sejak awal mengikuti program Paskibraka, para peserta dikukuhkan sebagai Pandu Ibu Indonesia Ber-Pancasila. Amanah tersebut mengandung tanggung jawab untuk memegang teguh konsensus kebangsaan, mulai dari Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga komitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merawat kebinekaan.
"Mereka harus memahami mengapa menjadi bangsa Indonesia, tujuan didirikannya bangsa Indonesia, mengapa kita perlu merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bagaimana hidup bersama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dengan melaksanakan nilai-nilai Pancasila," kata Rima.
Setelah memperoleh pemahaman tersebut, lanjutnya, para peserta didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.
Karena itu, setelah menjadi Purna Paskibraka, mereka mendapat pembinaan lanjutan sebagai Duta Pancasila melalui wadah organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui pembinaan tersebut, para anggota terus mengembangkan kompetensi sesuai minat, bakat, kemampuan, dan cita-cita masing-masing, sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan sosial.
"Mereka mengajak masyarakat, membangun masyarakat, membangun lingkungan, merawat lingkungan. Di situlah sebetulnya mereka mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Rima menegaskan bahwa tujuan utama pembinaan tersebut adalah mempersiapkan generasi muda sebagai penerus kepemimpinan nasional yang mampu mengajak generasi lainnya untuk bersama-sama membangun Indonesia di masa depan.
"Ketika mereka memahami bahwa mereka akan mewarisi bangsa ini, mereka bisa mengajak komponen generasi muda lainnya untuk bersama-sama membangun Indonesia masa depan sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia Raya yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," katanya.
Menurut Rima, BPIP secara konsisten mendampingi setiap tahapan pembinaan Paskibraka melalui penguatan ideologi Pancasila, tidak hanya dari aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan implementasi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
"Penguatan oleh BPIP setiap tahapan itu selalu kami dampingi dengan pembinaan ideologi Pancasila, bukan saja secara kognitif, tapi afektif dan juga bagaimana aktualisasi secara nyata di tengah masyarakat. Di situlah yang disebut sebagai kaderisasi calon pemimpin bangsa, pembangunan karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila," tegasnya.
Di tengah derasnya disrupsi teknologi dan derasnya arus informasi, BPIP juga terus berupaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Indonesia dan Pancasila melalui berbagai program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.
"Dengan demikian, Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi simbol pengibar Sang Merah Putih, tetapi juga melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, berkarakter Pancasila, serta siap mengawal persatuan dan kemajuan Indonesia," pungkas Rima.