Dari Siak dan Inhil Menuju Istana Negara, Mimpi Besar Dua Pelajar Riau Jadi Nyata
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Perjalanan dua pelajar terbaik asal Riau menuju Istana Merdeka menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bumi Lancang Kuning. Terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Pusat, keduanya membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas keberangkatan Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (13/7/2026). Keduanya dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional sebelum bertugas di Istana Merdeka.
Rizqy merupakan siswa MAN Insan Cendekia Kabupaten Siak, sedangkan Arifa adalah siswi SMAN 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Bagi Rizqy, keberhasilannya lolos ke tingkat nasional menjadi catatan bersejarah. Ia menjadi putra pertama dari Kabupaten Siak yang berhasil menembus seleksi Paskibraka Tingkat Pusat.
"Sebagai utusan dari Kabupaten Siak dan menjadi yang pertama dalam sejarah menembus Istana Negara, saya sangat bangga sekali. Saya bisa membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya mampu menjadi yang terbaik. Motivasi ini sesuai amanat orang tua agar saya harus lebih baik dari mereka, dan hal itu yang saya tanamkan hingga saat ini," ujar Rizqy.
Keberhasilan tersebut diraih melalui proses panjang yang menuntut kedisiplinan tinggi. Selain menjalani aktivitas belajar di sekolah, Rizqy juga rutin mengikuti latihan fisik dan memperdalam wawasan kebangsaan sebagai bekal menghadapi seluruh tahapan seleksi.
Menurutnya, seluruh usaha itu menjadi bentuk tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Riau dan Kabupaten Siak.
Perjuangan serupa juga dialami Arifa Rahma Maulydha. Siswi asal Indragiri Hilir itu harus melewati tahapan seleksi berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi sebelum akhirnya dinyatakan lolos sebagai wakil Riau di tingkat nasional.
"Persiapan yang saya lakukan mencakup tes fisik, mental, dan wawasan kebangsaan. Menurut saya, menjadi seorang Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris yang sempurna, namun juga harus dilengkapi dengan wawasan yang luas. Ketika nama saya diumumkan lolos ke tingkat nasional untuk mewakili Riau di Senayan, saya sangat tidak menyangka, bahagia, dan bangga," ungkap Arifa.
Arifa berharap dapat memberikan penampilan terbaik selama masa pemusatan latihan di Jakarta. Ia juga menargetkan dapat mengemban tugas sebagai pembawa baki bendera pusaka pada upacara kenegaraan di Istana Merdeka.
Keberangkatan Rizqy dan Arifa menjadi bukti bahwa pelajar Riau mampu bersaing di tingkat nasional melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Pemerintah Provinsi Riau berharap keduanya dapat menjalankan amanah dengan baik sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah ke panggung nasional.
© Copyright 2026, All Rights Reserved