Batam, InfoPublik - Dinas Pendidikan Kota Batam mengumpulkan 27 anak dan orangtua/wali siswa yang minta dimasukkan ke SMA Negeri 5 Batam. Pertemuan dilaksanakan di Kantor Walikota Batam, Kamis (30/6).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan pertemuan ini dilakukan untuk mendengarkan permasalahan yang dihadapi calon-calon murid SMA tersebut. Dan sebagian besar permasalahannya adalah keterbatasan ekonomi.

"Ada yang single parent, bahkan tak punya orang tua. Ada juga yang orang tuanya lumpuh," kata Muslim.

Menurutnya, anak-anak tersebut secara nilai memang tidak memenuhi kriteria penerimaan di SMA Negeri 5 Batam. Karena ada yang nilai ujian mata pelajarannya hanya 20, 30, jauh di bawah standar. "Dari segi nilai memang tidak layak masuk. Tapi kan kurang mampu," ujarnya.

Selain masalah ekonomi, orang tua siswa ini juga mengaku tidak paham dengan sistem online yang diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru di Kota Batam. Ia mencontohkan, ada yang sudah mendaftar di SMAN 17 tapi namanya tidak muncul di data online. "Yang seperti itu nanti akan kita fasilitasi," sebutnya.

Muslim mengatakan anak-anak ini akan dibagi di tiga sekolah, yakni SMAN 5, SMAN 17, dan SMAN 19. Dua sekolah ini berada di rayon yang sama dengan SMAN 5. Sehingga diharapkan tidak terlalu memberatkan orangtua siswa.

"Tidak mungkin ditampung semua di SMAN 5, maka kita cari yang satu rayon. Nanti sekolah yang atur. Paling lambat besok anak daftar," kata Muslim. (MC Batam Tika/toeb)