Siaran Pers No. 61/HM/KOMINFO/04/2020
Jumat, 24 April 2020
tentang
Kolaborasi 54 Jam Cipta Solusi Startup Digital #LawanCovid19
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama penggerak ekosistem startup digital di Indonesia menggelar Global Online Startup Weekend COVID-19 Indonesia. Ajang cipta startup digital selama 54 jam tersebut berlangsung pada 24 sampai dengan 26 April 2020.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, menyatakan bahwa ajang itu menjadi salah satu upaya mendorong munculnya solusi-solusi digital baru di tengah perubahan pola aktifitas masyarakat akibat Pandemi Covid-19.
“Di tengah Pandemi Covid-19 ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas secara produktif dengan memanfaatkan internet dan media digital. Jutaan masyarakat Indonesia yang mulai terbiasa dengan belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah dari rumah, sesuai arahan Bapak Presiden kita, Joko Widodo,” tutur Menteri Johnny saat memberikan Keynote Speech dari Jakarta melalui konferensi video, Jumat (24/4/2020).
Menurut Menteri Johnny, program itu juga merupakan bagian dari Gerakan 1.000 Startup Digital. Salah satu program Kementerian Kominfo untuk melahirkan startup yang mampu menawarkan solusi bagi masyarakat. “Kami bersyukur bahwa program 1.000 Startup Digital telah melahirkan beberapa startup yang mampu menawarkan solusi di tengah upaya penanggulangan Covid-19,” ungkapnya.
Cipta Solusi lewat Startup Digital
Menteri Kominfo mengisahkan startup JAHITIN yang beranggotakan tujuh anak muda saat ini telah mampu memberdayakan 350 penjahit di 95 kota di Indonesia. “Mereka membuat masker kain dan APD untuk donasi, berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya, Kementerian KUKM, LSM, dan beberapa startup lainnya. Tak hanya itu, mereka juga mengadakan pelatihan bagi ibu-ibu yang ingin menjadi penjahit rumahan,” paparnya.
Di Makassar, menurut Menteri Johnny ada startup PANGANKU yang membantu petani dan peternak lokal untuk menjual hasil tani ke masyarakat. “Di saat bersamaan mereka membantu masyarakat tetap dapat belanja makanan segar saat PSBB mulai diberlakukan,” tuturnya.
Menteri Kominfo juga mengisahkan TANIHUB yang membantu petani untuk tetap bertahan di kondisi sulit ini. “Tanihub adalah salah satu contoh startup Indonesia di sektor Agrikultur yang lahir dari Program Startup Weekend Indonesia, sebuah program akhir pekan untuk startup pemula,” ujarnya.
Menteri Johnny menegaskan program-program fasilitasi dan akselerasi ekonomi digital yang mampu melahirkan solusi-solusi seperti di atas tidak boleh berhenti meski di masa pandemi.
“Untuk itulah Kementerian Kominfo menghadirkan “Startup Weekend Indonesia” secara online untuk terus menciptakan peluang kolaborasi bagi anak-anak muda Indonesia, kaum milenial dan Gen- Z, untuk tetap berkarya menciptakan solusi-solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Kolaborasi 1.101 Peserta
Menteri Kominfo mengapresiasi 1.101 peserta dari 19 provinsi yang telah mendaftar dalam program ini. “Saya secara khusus berterima kasih kepada Anda semua. Ini menjadi bukti bahwa anak muda tidak tinggal diam di saat bangsa sedang menghadapi tantangan besar,” ungkapnya.
Bahkan Menteri Kominfo mengharapkan agar semua peserta dapat berkolaborasi menghasilkan solusi menangani Pandemi Covid-19. “Saya berharap Anda semua, dengan semangat yang penuh, dapat menggunakan kesempatan ini untuk berkolaborasi dengan teman-teman baru dari daerah lain dan memikirkan berbagai solusi untuk pandemi Covid-19,” harapnya.
Menurut Menteri Kominfo, kolaborasi dan gotong royong dalam program ini juga semakin terasa dengan kehadiran 30 mentor hebat yang telah berkiprah dan berkontribusi besar dalam membangun ekonomi digital Indonesia.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada teman- teman mentor, yang telah bersedia dengan sukarela meluangkan waktu untuk mendampingi para peserta. Saya yakin, kerja kita bersama akan melahirkan para inovator muda, melahirkan karya-karya nyata, melahirkan solusi-solusi bagi bangsa!” ungkap Menteri Johnny.
Menteri Johnny mengajak programmer, designer, marketer, business hustler, akademisi, ilmuwan, dan pelajar untuk ikut dalam ajang Global Online Startup Weekend COVID-19 Indonesia ini. “Jarak hanyalah perkara geografis kolaborasi yang akan mendekatkan. Anak muda harus tetap optimis bangun karya digital di akhir pekan! Mari nyalakan semangat membangun negeri:
1.000 inovasi, 1.000 solusi, 1.000 karya, untuk satu, Indonesia Raya!” pungkasnya.
Global Online Startup Weekend COVID-19 merupakan inisiatif platform investasi dan inovasi global Techstars yang berlangsung di 60 negara. Di Indonesia ajang itu diselenggarakan penggerak ekosistem startup digital di Indonesia, KUMPUL, serta mitra jaringan coworking Impala Network (Semarang), Ngalup.co (Malang), MeetUp Coworking (Pekanbaru), CreateIt (Bandung), SatuTampa (Manado), dan StartupBorneo (Banjarmasin). Ajang itu juga didukung Telkomsel dan Bank DBS.
Setiap peserta akan membangun startup selama 54 jam dengan fokus enam sektor, yaitu kesehatan, populasi rentan, komunitas, bisnis, edukasi, dan hiburan. Pada hari Minggu, 26 April 2020 akan berlangsung Live Pitching yang dapat disaksikan secara virtual melalui platform Youtube Live.
Penilaian dilakukan oleh Co-founder dan ex-CEO Bukalapak, Achmad Zaky; Vertical Lead dari Facebook Indonesia, Aldo Rambie; Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan; serta Partner Venturra Discovery, Raditya Pramana.
Ajang cipta startup digital akan memilih tiga pemenang untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi Top 20 Global Winner Startup Weekend. Pendaftaran dapat dilakukan melalui komin.fo/swicovid19.
Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo