BGN Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tak Ganggu Pasokan Program MBG
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny./Foto Humas BGN
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny./Foto Humas BGN
Jakarta, InfoPublik – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026), tidak berkaitan langsung dengan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bangunan yang terdampak bukan merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun gudang SPPG.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan hasil koordinasi dengan tim di lapangan, termasuk Kepolisian Resor Tangerang Selatan dan Badan Intelijen Negara (BIN) di wilayah setempat, menunjukkan bahwa ledakan tersebut berdampak pada tujuh ruko.
“Informasi yang kami dapatkan bahwa ledakan tersebut bukanlah gedung dari SPPG yang tengah beroperasi ataupun gudang SPPG, tapi setidaknya dari informasi yang kami kumpulkan di lapangan memang betul terjadi ledakan di Pasar Cimanggis di mana akibat ledakan ini terdampak ada tujuh ruko,” ujar Tysa dalam keterangan resminya yang diterima InfoPublik pada Jumat (16/10/2026).
Menurut Tysa, salah satu ruko yang terdampak digunakan sebagai gudang pemasok buah dan peralatan berbahan stainless steel. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun BGN, kejadian tersebut tidak mengganggu pasokan bahan pangan untuk pelaksanaan program MBG.
“Kami pastikan bahwa sampai sejauh ini penyaluran MBG baik dari segi pasokan bahan-pangannya masih berjalan normal,” katanya.
Kepastian tersebut juga diperkuat oleh data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN. Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menyatakan tidak ada SPPG yang beroperasi ataupun dalam tahap persiapan di lokasi ledakan.
“Berdasarkan data yang kami miliki di Pusdatin BGN, tidak ada SPPG yang beroperasi maupun dalam tahap persiapan di lokasi tersebut. Kami juga sudah melakukan pendalaman di lapangan dan mendapatkan informasi bahwa bangunan di lokasi digunakan oleh pihak lain, bukan untuk operasional SPPG. Jadi tidak ada keterkaitan langsung dengan program MBG,” tegas Ketut.
BGN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan secara akurat. Langkah ini juga dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai ketentuan, terutama dalam menjaga kesinambungan pasokan bahan pangan bagi penerima manfaat.
Bagi masyarakat, klarifikasi ini menegaskan bahwa berdasarkan hasil pendataan dan pemeriksaan BGN, ledakan di Pasar Cimanggis tidak berdampak langsung terhadap operasional SPPG maupun penyaluran MBG. BGN menyatakan pasokan bahan pangan untuk program tersebut masih berjalan normal.