Guru Penggerak Jadi Agen Transformasi Ekosistem Pendidikan untuk Wujudkan Profil Pelajar Pancasila

: Foto : Sekretaris Dispendik Tuban saat berikan sambutan. (agus)


Oleh MC KAB TUBAN, Senin, 29 April 2024 | 17:40 WIB - Redaktur: Juli - 1K


Tuban, InfoPublik – Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak Angkatan IX Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Minggu (28/4/2024) berlangsung semarak.
 
Pelaksanaan kegiatan di Pendapa Krida Manunggal Tuban tersebut menghadirkan sejumlah inovasi yang dikembangkan 100 Calon Guru Penggerak (CKP).
 
Mengusung tema “Guru Hebat, Tuban Bermartabat”, CGP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban tersebut menggelar lokakarya setelah sebelumnya selama enam bulan mengikuti pendidikan dan pelatihan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur.
 
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, R.Rarin Suryani, membacakan sambutan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, yang menyampaikan bahwa Program Guru Penggerak (PGP) adalah episode kelima dari Kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan Mendikbudristek RI.
 
Program ini menjadi inti dari Kemendikbudristek RI yang berfokus pada pengembangan profesi guru melalui pembekalan dan pendampingan.
 
“Guru Penggerak menjadi agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila,” ungkapnya.
 
Lanjut Rarin, pasca pembekalan Guru Penggerak diharapkan terus mengembangkan dirinya. Guru Penggerak harus menjadi role model pengajaran yang kreatif dan inovatif. “Mengingat saat ini, untuk menjabat kepala sekolah harus memiliki sertifikat Guru Penggerak,” imbuhnya.
 
Di samping itu, Guru Penggerak hendaknya menerapkan terobosan maupun inovasi yang dikembangkan selama pembelajaran di unit masing-masing. Tujuannya, mampu mendukung optimalisasi pembelajaran yang mampu memaksimalkan potensi anak didiknya.
 
Perwakilan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur, Muhammad Ardiansyah menyampaikan, terima kasih kepada Dispendik Tuban dan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Tuban dan Bojonegoro yang telah berkolaborasi dengan BBGP Jatim.
 
Sebanyak 100 CGP Kabupaten Tuban telah mengikuti pembekalan selama enam bulan dan menyelesaikan tiga modul pembelajaran.
 
Ardiansyah berharap kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak menjadi titik awal pengabdian Guru Penggerak. Karenanya, Guru Penggerak harus terus berkontribusi di bidang pendidikan dengan mengimplementasikan materi yang diterima selama pembekalan.
 
Guru Penggerak harus mampu menyajikan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. “Sehingga mampu mendukung peningkatan pendidikan yang dijalankan Pemkab Tuban,” jelasnya. (m agus h/hei)