Kejagung Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di PT AMU

:


Oleh Jhon Rico, Rabu, 7 Juli 2021 | 06:45 WIB - Redaktur: Wawan Budiyanto - 267


Jakarta, InfoPublik - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua saksi terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan di PT Askrindo Mitra Utama (AMU) pada tahun anggaran 2016-2019.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyatakan, kedua saksi yang diperiksa di antaranya, WR selaku Pelaksana Pemasaran Perwakilan PT. AMU Sukabumi.

Saksi diperiksa terkait produksi asuransi PT. AMU tahun 2016-2020, pencairan biaya operasional dan aliran dana biaya operasional kepada pejabat PT. Askrindo Cabang.

Kemudian NOH selaku Pelaksana Pemasaran Perwakilan PT. AMU Bogor, yang diperiksa terkait produksi asuransi PT. AMU tahun 2016-2020, pencairan biaya operasional dan aliran dana biaya operasional kepada pejabat PT. Askrindo Cabang.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU)," kata Leonard dalam keteranganya, Selasa (6/7/2021).

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan COVID-19.

Diketahui, Kejagung tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan di PT Askrindo Mitra Utama (AMU), anak perusahaan PT Asuransi kredit Indonesia (Askrindo), pada tahun anggaran 2016-2019. Kasus dugaan tipikor PT AMU pun sudah naik pada tahap penyidikan.