BPH Migas Jamin Stok BBM di Sulsel Aman
Aktivitas salah satu SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga)
Aktivitas salah satu SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga)
Jakarta, InfoPublik - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas memastikan, ketersediaan serta keandalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis subsidi maupun non-subsidi di wilayah Kota Makassar, dan Sulawesi Selatan berada dalam kondisi aman serta terkendali.
Jaminan pasokan tersebut disampaikan usai BPH Migas menggelar koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, serta PT Pertamina (Persero) Pusat untuk mengevaluasi kelancaran distribusi Pertalite dan Biosolar di lapangan. "Kami sudah melakukan koordinasi bersama pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, dan PT Pertamina Persero Kantor Pusat untuk melakukan evaluasi terhadap layanan penyaluran BBM, khususnya Pertalite dan Biosolar, di Kota Makassar," ujar Wahyudi Anas, melalui keterangan resmi, Minggu (13/9/2026).
Wahyudi mengatakan, penguatan stok terus diperkuat di Fuel Terminal Pertamina dengan ketahanan pasokan rata-rata 7 hingga 14 hari ke depan yang disuplai secara kontinu melalui jalur laut dari kilang Tuban dan Balikpapan.
Guna memecah kepadatan di lapangan, konsumsi Pertalite yang melonjak hingga 160 persen dari rata-rata normal 800 Kiloliter (KL) menjadi 1.300 KL per hari diimbangi dengan penambahan armada mobil tangki dari 83 unit menjadi 108 unit. "Nanti secara kontinu suplai akan dijaga dengan kapal, baik itu dari Tuban maupun dari Balikpapan, termasuk Biosolar. Kondisinya adalah normal, rata-rata stok yang tersimpan antara tujuh sampai dengan 12 hari. Semua terjaga dengan baik," kata Wahyudi.
Langkah penguraian antrean kendaraan tersebut ditinjau langsung oleh Kepala BPH Migas Wahyudi Anas saat memimpin kegiatan peninjauan lapangan di SPBU 74.902.32 Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.
Dalam pemantauan operasional itu, terungkap bahwa jumlah SPBU yang beroperasi 24 jam di Makassar telah ditingkatkan dari 11 menjadi 25 titik, lengkap dengan perbaikan nosel serta penambahan jumlah operator hingga 30 orang per hari untuk memaksimalkan pelayanan.
© Copyright 2026, All Rights Reserved