Kemeriahan HUT ke-81 RI di Gresik Dibalas Diskon Pajak hingga Karnaval
Gresik, InfoPublik – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik tak berhenti pada upacara dan perlombaan. Pemerintah Kabupaten Gresik memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat melalui keringanan pajak daerah.
Rangkaian perayaan sebelumnya diisi kejuaraan mini soccer dan padel yang mempertemukan aparatur pemerintah, instansi, dan sejumlah pihak di Kabupaten Gresik. Di lapangan, seragam kedinasan berganti pakaian olahraga. Persaingan tetap berlangsung, tetapi sportivitas dan silaturahmi menjadi bagian penting dari kompetisi.
Pada kejuaraan mini soccer, Dinas Pendidikan keluar sebagai juara pertama dengan hadiah Rp5 juta. Dinas Kesehatan berada di posisi kedua dengan hadiah Rp3 juta, disusul PDAM di posisi ketiga dengan hadiah Rp2 juta dan Satpol PP di posisi keempat dengan hadiah Rp1 juta.
Penghargaan individu juga diberikan. Setiyo Agung Pambudi dari Dinas Kesehatan dinobatkan sebagai Best Player, sedangkan Indra Permana dari Dinas Pendidikan menjadi Top Score. Keduanya masing-masing memperoleh hadiah Rp1 juta.
Sementara pada kejuaraan padel, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan meraih juara pertama dengan hadiah Rp3 juta. Bank Jatim Cabang Gresik menempati posisi kedua dengan hadiah Rp2 juta. Posisi ketiga diraih bersama oleh Bupati Gresik dan Nurul Haromaini serta BPKAD, dengan masing-masing memperoleh hadiah Rp1,5 juta.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, olahraga menjadi sarana mempererat hubungan antarpihak sekaligus membangun kekompakan di luar rutinitas kedinasan. “Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang dan siapa yang kalah. Kita ingin momentum kemerdekaan ini menjadi ruang untuk bersama-sama, menjaga kekompakan, membangun silaturahmi, dan tentunya tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Fandi.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan dalam kegiatan yang membuat pemerintah, aparatur, dan masyarakat semakin dekat. “Semangat kemerdekaan harus kita rasakan bersama. Bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan yang membuat kita semakin guyub, semakin kompak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Di balik kemeriahan perayaan, Pemkab Gresik juga menghadirkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung melalui sejumlah program keringanan pajak daerah.
Untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pemerintah memberikan diskon 20 persen bagi ketetapan pajak mulai Rp0 hingga Rp1 juta. Keringanan tersebut berlaku 17 Agustus–17 September 2026.
Keringanan juga diberikan untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Masyarakat memperoleh diskon 50 persen untuk perolehan hak karena waris serta hibah dari orang tua kepada anak. Program ini berlaku 17 Agustus–16 Oktober 2026.
Selain itu, Pemkab Gresik membebaskan sanksi administratif berupa denda atas tunggakan seluruh pajak daerah. Program tersebut berlaku 17 Agustus–17 September 2026.
Fandi mengatakan, kebijakan tersebut dirancang agar momentum kemerdekaan tidak hanya terasa melalui perayaan, tetapi juga melalui kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. “Kita ingin momentum kemerdekaan ini juga memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, berbagai keringanan pajak kita berikan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk memenuhi kewajibannya dengan lebih ringan,” ujarnya.
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gresik masih berlanjut. Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan karnaval kemerdekaan pada 29 Agustus 2026 sebagai ruang hiburan sekaligus perayaan bersama masyarakat.
Beragam kreasi dan penampilan akan mewarnai karnaval tersebut. Pemerintah daerah mengajak warga Gresik hadir dan menikmati agenda yang disiapkan sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan. “Kami mengajak seluruh warga Gresik untuk bersama-sama menyaksikan karnaval yang akan digelar pada 29 Agustus nanti. Mari kita ramaikan, kita nikmati bersama, karena kemerdekaan ini adalah milik kita semua,” kata Fandi.
Bagi Fandi, perayaan kemerdekaan pada akhirnya bukan sekadar rangkaian acara. Ada ruang untuk membangun kebersamaan melalui olahraga, memberi apresiasi kepada mereka yang berprestasi, meringankan beban masyarakat melalui kebijakan pajak, serta menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh warga.
Dengan demikian, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gresik diterjemahkan dalam tiga hal sekaligus: guyub melalui kebersamaan, manfaat melalui pelayanan publik, dan kegembiraan melalui ruang hiburan bagi masyarakat.